Pesan artikel

Warga Bengkayang Geger, Pria Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah Kontrakan

Warga Bengkayang Geger, Pria Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah Kontrakan

Pihak Kepolisian saat melakukan olah TKP Penemuan Mayat di Bengkayang--dokumen istimewa

PONTIANAKINFO.COM, BENGKAYANG - Warga Komplek Perumahan Taman Kencana, Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang pria di dalam rumah kontrakan pada Selasa, 10 Februari 2026 sekitar pukul 16.30 WIB. Saat ditemukan, kondisi korban telah meninggal dunia dan jenazahnya dalam keadaan membusuk.

Korban diketahui berinisial YP (40), warga Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang. Informasi yang dihimpun menyebutkan, penemuan tersebut berawal dari kecurigaan rekan korban yang sudah beberapa hari tidak dapat menghubungi korban melalui telepon seluler.

BACA JUGA:Warga Bengkayang Geger, Pria Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah Kontrakan

Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, melalui Kapolsek Bengkayang, AKP Slamet Widodo membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, pihak kepolisian menerima laporan warga terkait bau tidak sedap yang tercium dari salah satu rumah di kawasan perumahan tersebut.

“Setelah menerima laporan masyarakat, personel Polres Bengkayang bersama Polsek Bengkayang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan. Di dalam rumah ditemukan seorang pria dalam kondisi sudah meninggal dunia dan jenazahnya telah membusuk,” ujar AKP Slamet Widodo.

BACA JUGA:Gudang di Bengkayang Diduga Simpan Barang Ilegal Asal Malaysia Terbakar, Berikut Kronologi dan Kerugiannya

Berdasarkan keterangan saksi, komunikasi terakhir dengan korban terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026, sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu saksi berupaya menghubungi korban untuk meminjam mobil, namun ponsel korban sudah tidak aktif. Hingga beberapa hari berikutnya tidak ada kabar, sehingga menimbulkan kekhawatiran.

Merasa ada hal yang tidak biasa, saksi bersama rekannya mendatangi rumah kontrakan yang ditempati korban. Setibanya di lokasi, rumah dalam keadaan terkunci, lampu padam, sementara sepeda motor dan mobil milik korban masih terparkir di depan rumah. Karena tidak mendapat respons, pintu kemudian dibuka secara paksa. Saat masuk ke dalam, saksi mencium bau menyengat dan segera melaporkan temuan tersebut ke pihak kepolisian.

BACA JUGA:Kasus Penemuan Mayat di Kebun Alpukat Singkawang, Polisi Lakukan Olah TKP dan Otopsi

Menindaklanjuti laporan itu, petugas dari Satuan Samapta Polres Bengkayang bersama personel Polsek Bengkayang dan piket fungsi langsung mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi. Tim Inafis Satreskrim Polres Bengkayang kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan kondisi di lokasi.

“Tim Inafis telah melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah ke RSUD dr. Jakobus Luna Bengkayang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas Kapolsek.

BACA JUGA:Unik! Dipendam Masuk UGD, Dijelaskan Masuk RSJ, Dilampiaskan Masuk Polres! Jambret Mantan Karena Gagal Move On

Pihak keluarga korban, lanjutnya, menyatakan menerima peristiwa tersebut dan menolak dilakukan autopsi. Keluarga juga menyampaikan bahwa sejauh yang mereka ketahui, korban tidak memiliki permasalahan keluarga maupun riwayat penyakit serius.

Meski demikian, kepolisian tetap melakukan langkah-langkah prosedural, termasuk monitoring situasi di sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi munculnya spekulasi di tengah masyarakat. Hingga saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan tersebut terpantau aman dan kondusif.

Sumber: