Pesan artikel

Pemkot Pontianak Tata Trotoar Teuku Umar, Perkuat Branding Kota Lewat Peta Rasa

Pemkot Pontianak Tata Trotoar Teuku Umar, Perkuat Branding Kota Lewat Peta Rasa

Penataan trotoar kian dipercantik dengan Peta Rasa Kota Pontianak menjadi daya tarik dalam memperkenalkan kuliner khas Pontianak-Prokopim Pontianak-dokumen istimewa

PONTIANAKINFO.COM, PONTIANAK - Pemerintah Kota Pontianak terus melakukan penataan infrastruktur perkotaan dengan fokus pada peningkatan kualitas sarana pedestrian sekaligus penguatan branding kota. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui pembangunan dan penataan trotoar di sepanjang Jalan Teuku Umar yang kini dilengkapi dengan visual tematik Peta Rasa Kota Pontianak, menampilkan ragam kuliner khas sebagai identitas Kota Khatulistiwa.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, penataan pedestrian tidak hanya bertujuan menyediakan jalur aman dan nyaman bagi pejalan kaki, tetapi juga menjadi bagian dari strategi membangun wajah kota. Trotoar yang tertata, menurutnya, harus mampu berfungsi sebagai ruang publik yang hidup, edukatif, dan mencerminkan karakter daerah.

BACA JUGA:Pemkot Pontianak Tata Trotoar MT Haryono, Perkuat Branding Kota Lewat Peta Rasa

“Itu bagian dari kreativitas untuk Kota Pontianak yang semakin lebih indah, lebih berbudaya, dan branding kota," katanya pada Minggu, 8 Februari 2026.

Pemkot memang gencar membangun ruang kota yang ramah pejalan kaki, inklusif, dan punya nilai cerita. Misalnya melalui Peta Rasa Kota Pontianak, identitas kuliner dijadikan sebagai bagian dari branding kota.

BACA JUGA:Update Harga Emas Pegadaian Minggu 8 Februari 2026, Antam Naik Rp33.000

Terlebih, Jalan Teuku Umar merupakan salah satu koridor strategis kota yang memiliki aktivitas tinggi. Karena itu, penataannya diarahkan agar mendukung mobilitas warga, sekaligus memperindah kawasan perkotaan. 

“Visual Peta Rasa diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri, baik bagi warga lokal maupun pengunjung dari luar daerah, sekaligus memperkuat promosi kuliner Pontianak,” terang Edi.

BACA JUGA:Pemkot Pontianak Dorong Pengelolaan Zakat Profesional Lewat Rakorda IX UPZ

Lebih lanjut, Edi menegaskan bahwa peningkatan pedestrian merupakan bagian dari komitmen pemerintah kota dalam menciptakan kota yang layak huni. Selain mendukung keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki, keberadaan trotoar yang baik juga mendorong pola hidup sehat, serta membuka ruang interaksi sosial masyarakat.

“Dengan begitu, Pontianak tidak hanya nyaman ditinggali, tetapi juga memiliki identitas visual yang kuat dan mudah dikenali,” pungkasnya.

Sumber: prokopim pontianak