Harmoni Antarumat Beragama di Pontianak dalam Kehidupan Sehari-hari
Pemerintah Kota Pontianak saat bersama Satgas, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelaku usaha dan seluruh elemen warga-Prokopim Pontianak-dokumen istimewa
PONTIANAKINFO.COM, PONTIANAK - Kerukunan antarumat beragama di Pontianak menjadi salah satu contoh nyata bagaimana masyarakat plural bisa hidup berdampingan secara damai dalam kehidupan sehari-hari.
Kota ini, dengan keberagaman etnis dan agama, terus memperlihatkan harmonisasi sosial yang kuat melalui hubungan inter-agama yang saling menghormati serta kegiatan bersama yang mempererat persaudaraan antar komunitas.
BACA JUGA:Harmoni Antarumat Beragama di Pontianak dalam Kehidupan Sehari-hari
Keberagaman Sosial dan Religi sebagai Modal Harmoni
Berbeda dengan beberapa daerah lain, Pontianak tetap mempertahankan kerukunan di tengah masyarakat yang terdiri dari berbagai agama seperti Islam, Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan Konghucu. Penelitian akademik menunjukkan bahwa Pontianak dikenal sebagai masyarakat yang relatif toleran dan moderat, di mana agama menjadi bagian interaksi sosial tanpa menimbulkan konflik berarti.
Faktor kunci harmonisasi ini adalah keterlibatan tokoh agama, pemimpin rumah ibadah, pejabat pemerintah, serta masyarakat dalam menyebarkan nilai saling menghormati dan saling menjaga satu sama lain.
Menurut studi tentang moderasi beragama yang dilakukan oleh para peneliti lokal, kehidupan beragama di Pontianak tetap damai berkat peran aktif pemuka agama, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengantisipasi serta mengatasi potensi konflik. Umat beragama di kota ini terbiasa berinteraksi lintas agama dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan budaya sehingga menciptakan hubungan yang semakin harmonis dari waktu ke waktu.
BACA JUGA:Dukung Basket Usia Dini, Lapangan di Gedung Parkir Pontianak Jadi Terobosan Baru
Pendidikan dan Sosialisasi Toleransi sejak Dini
Salah satu wujud harmonisasi antarumat beragama di Pontianak adalah kegiatan sosialisasi kerukunan yang menyasar generasi muda. Prodi Studi Agama-Agama Institut Agama Islam Negeri Pontianak, misalnya, secara teratur menyelenggarakan sosialisasi tentang pentingnya toleransi dan kerukunan antarumat beragama kepada siswa sekolah menengah atas. Program ini mendapat apresiasi dari guru dan kepala sekolah sebagai langkah penting dalam membentuk karakter toleran sejak usia dini.
Kegiatan semacam ini melatih para siswa untuk memahami dan menghargai perbedaan, yang nantinya akan menjadi modal penting dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah keberagaman yang menjadi ciri khas Kalimantan Barat.
BACA JUGA:Agenda Lengkap Pontianak Calendar of Event 2026
Gotong Royong dan Kegiatan Bersama Rumah Ibadah
Sumber:


