BMKG Kalbar Rilis Peringatan Potensi Karhutla 29 Januari–4 Februari 2026
Rilisan BMKG potensi terjadinya karhutla di Kalimantan Barat seminggu ke depan-bmkg_kalbar-Instagram
PONTIANAKINFO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat kembali mengeluarkan peringatan dini terkait potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Barat pada periode Kamis, 29 Januari hingga Rabu, 4 Februari 2026. Berdasarkan peta potensi karhutla yang dirilis BMKG, kondisi cuaca kering masih memicu risiko karhutla, terutama hingga awal Februari.
Pada Kamis, 29 Januari 2026, peta menunjukkan masih adanya wilayah dengan kategori sangat mudah terjadi karhutla yang ditandai warna merah, khususnya di wilayah selatan dan barat Kalbar. Sementara itu, wilayah lainnya mulai didominasi warna kuning dan hijau yang menandakan potensi mudah hingga sedang. Kondisi ini menunjukkan adanya penurunan risiko dibandingkan pekan sebelumnya, namun kewaspadaan tetap diperlukan.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Potensi Karhutla 29 Januari–4 Februari 2026
Memasuki Jumat dan Sabtu, 30–31 Januari 2026, sebaran zona merah mulai berkurang, meski masih muncul secara sporadis di beberapa kabupaten. Zona kuning dan hijau tampak semakin meluas di wilayah tengah hingga timur Kalbar. Meski demikian, BMKG menilai cuaca kering dan suhu udara yang relatif tinggi masih berpotensi memicu kebakaran lahan, terutama di area gambut dan lahan terbuka.
Pada Minggu, 1 Februari 2026, wilayah Kalimantan Barat didominasi zona hijau dan biru yang menunjukkan potensi karhutla rendah hingga aman. Namun, masih terdapat beberapa titik merah dan kuning di wilayah tertentu yang memerlukan pengawasan ketat. Kondisi ini berlanjut pada Senin, 2 Februari 2026, dengan potensi karhutla tinggi tersisa di sebagian kecil wilayah utara dan barat.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 29 Januari–4 Februari 2026
Sementara itu, pada Selasa dan Rabu, 3–4 Februari 2026, peta BMKG memperlihatkan dominasi warna biru di hampir seluruh wilayah Kalbar. Hal ini menandakan potensi karhutla mulai menurun secara signifikan. Meski demikian, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk tidak lengah dan terus menerapkan langkah pencegahan.
Admin BMKG Kalimantan Barat melalui unggahan Insta Story menegaskan bahwa kewaspadaan masih perlu dijaga hingga awal Februari.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 28–30 Januari 2026
“Masih berpotensi sangat mudah terjadi karhutla sampai tanggal 3 Februari 2026,” tulisnya.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, serta meminta pemerintah daerah, BPBD, dan aparat terkait meningkatkan patroli dan pengawasan, khususnya di wilayah yang masih terdeteksi memiliki potensi karhutla tinggi.
Sumber:


