BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 18–20 Februari 2026
Rilisan BMKG Kalbar peringatan dini cuaca 3 hari kedepan di Kalimantan Barat-bmkg_kalbar-Instagram
PONTIANAKINFO.COM - BMKG Kalimantan Barat kembali merilis peringatan dini cuaca tiga harian untuk wilayah Kalimantan Barat. Peringatan ini berlaku mulai Rabu, 18 Februari hingga Jumat, 20 Februari 2026, dengan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah kabupaten dan kota.
Informasi peringatan dini cuaca tersebut dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio Pontianak dan diperbarui pada Rabu, 18 Februari 2026 pukul 08.01 WIB. BMKG mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca, khususnya di wilayah yang kerap dilanda hujan.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 18–20 Februari 2026
Pada Rabu, 18 Februari 2026, wilayah yang masuk dalam kategori waspada hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Sintang. Hujan diperkirakan terjadi secara tidak merata, terutama pada siang hingga malam hari.
Memasuki Kamis, 19 Februari 2026, potensi hujan diprediksi meluas hampir ke seluruh wilayah Kalimantan Barat. Daerah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Landak, Kabupaten Sambas, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sekadau, Kabupaten Sintang, serta Kabupaten Melawi yang masuk kategori siaga dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 18–24 Februari 2026
Sementara itu, pada Jumat, 20 Februari 2026, hujan masih berpotensi terjadi di banyak wilayah, antara lain Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Ketapang, Kota Singkawang, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Landak, Kabupaten Melawi, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sambas, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sekadau, dan Kabupaten Sintang. Kondisi ini berpotensi menimbulkan genangan air, jalan licin, hingga gangguan aktivitas masyarakat.
BMKG menjelaskan bahwa status waspada menunjukkan hujan sedang hingga lebat yang dapat berdampak pada aktivitas masyarakat, sementara status siaga mengindikasikan potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang perlu diantisipasi secara serius.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 16–18 Februari 2026
Meski potensi hujan cukup dominan, BMKG memastikan tidak terdapat potensi angin kencang selama periode 18 hingga 20 Februari 2026, atau dinyatakan nihil.
BMKG Kalbar mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG serta tetap waspada, khususnya bagi warga yang bermukim di wilayah rawan banjir dan longsor.
Sumber:


