BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 11–13 Januari 2026
Rilisan BMKG Kalbar peringatan dini cuaca 3 hari kedepan di Kalimantan Barat-bmkg_kalbar-Instagram
PONTIANAKINFO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio resmi merilis peringatan dini cuaca 3 harian untuk wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Peringatan ini berlaku mulai Minggu, 11 Januari hingga Selasa, 13 Januari 2026, dengan potensi hujan sedang hingga sangat lebat di sejumlah kabupaten.
Berdasarkan informasi resmi BMKG Kalbar yang diperbarui Minggu, 11 Januari 2026 pukul 08.00 WIB, pada Minggu, 11 Januari 2026, sejumlah wilayah masuk dalam status Waspada atau hujan sedang hingga lebat. Daerah tersebut meliputi Kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Landak, Melawi, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang. Sementara itu, Kabupaten Ketapang ditetapkan dalam status Siaga, dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang perlu diwaspadai masyarakat.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 11–17 Januari 2026
Memasuki Senin, 12 Januari 2026, potensi hujan masih terjadi di beberapa wilayah Kalimantan Barat. BMKG mencatat hujan sedang hingga lebat berpeluang melanda Kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Ketapang, Sambas, dan Sintang. Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak lanjutan seperti banjir, genangan, serta longsor, terutama di wilayah rawan.
Selanjutnya pada Selasa, 13 Januari 2026, peringatan dini cuaca difokuskan pada Kabupaten Kapuas Hulu, Ketapang, dan Landak. Ketiga daerah tersebut diprakirakan masih mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 11–13 Januari 2026
Selain hujan, BMKG Kalbar juga mengeluarkan peringatan terkait potensi angin kencang selama periode tiga hari tersebut. Pada Minggu, 11 Januari 2026, angin kencang berpeluang terjadi di Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Ketapang. Kondisi serupa masih berlanjut pada Senin, 12 Januari 2026 di wilayah yang sama. Sementara pada Selasa, 13 Januari 2026, potensi angin kencang diprakirakan terjadi di Kabupaten Ketapang.
BMKG Kalbar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem, seperti pohon tumbang, gangguan transportasi, serta aktivitas masyarakat lainnya. Warga juga diminta rutin memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG Kalimantan Barat.
Sumber:





