RSUD Sekadau
Pesan artikel
Backlink iklan

BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 7–9 Januari 2026

BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 7–9 Januari 2026

Rilisan BMKG Kalbar peringatan dini cuaca 3 hari kedepan di Kalimantan Barat-bmkg_kalbar-Instagram

PONTIANAKOINFO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca 3 harian di Provinsi Kalimantan Barat. Peringatan ini berlaku mulai Rabu, 7 Januari hingga Jumat, 9 Januari 2026, sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah.

Berdasarkan informasi resmi BMKG Kalimantan Barat yang diperbarui Rabu, 7 Januari 2026 pukul 08.01 WIB, kondisi cuaca Kalbar dalam tiga hari ke depan didominasi kategori Waspada, yakni hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan petir.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 7–9 Januari 2026

Pada Rabu, 7 Januari 2026, wilayah yang masuk dalam peringatan dini meliputi Kabupaten Kapuas Hulu, Ketapang, Melawi, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang. BMKG mengimbau masyarakat di daerah tersebut agar berhati-hati terhadap potensi genangan air, banjir lokal, serta gangguan aktivitas luar ruang akibat hujan.

Memasuki Kamis, 8 Januari 2026, potensi hujan meluas ke lebih banyak wilayah. Daerah yang diperkirakan terdampak antara lain Kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang, serta Kota Pontianak dan Kota Singkawang. Kondisi ini menunjukkan sebagian besar wilayah Kalimantan Barat berpotensi mengalami cuaca basah.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 7–13 Januari 2026

Sementara itu, pada Jumat, 9 Januari 2026, BMKG Kalbar mencatat potensi hujan masih berlanjut dengan cakupan wilayah yang relatif sama. Wilayah yang masuk peringatan dini meliputi Kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang, serta Kota Pontianak dan Kota Singkawang.

Dalam keterangannya, BMKG menegaskan bahwa selama periode 7–9 Januari 2026, tidak terdapat potensi angin kencang di seluruh wilayah Kalimantan Barat atau berstatus nihil. Meski demikian, masyarakat tetap diminta waspada terhadap dampak turunan hujan lebat seperti banjir, tanah longsor di wilayah rawan, pohon tumbang, serta berkurangnya jarak pandang saat berkendara.

BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 5–7 Januari 2026

BMKG Kalimantan Barat mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG dan menyesuaikan aktivitas harian agar terhindar dari risiko bencana hidrometeorologi.

Sumber: