BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 5–7 Januari 2026
Rilisan BMKG Kalbar peringatan dini cuaca 3 hari kedepan di Kalimantan Barat-bmkg_kalbar-Instagram
PONTIANAKINFO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio kembali merilis peringatan dini cuaca 3 harian di Provinsi Kalimantan Barat. Peringatan ini berlaku mulai Senin, 5 Januari hingga Rabu, 7 Januari 2026, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah.
Berdasarkan informasi resmi BMKG Kalbar yang diperbarui pada Senin, 5 Januari 2026 pukul 08.02 WIB, kondisi cuaca di Kalimantan Barat dalam tiga hari ke depan didominasi oleh potensi hujan kategori Waspada, yakni hujan sedang hingga lebat yang berpotensi disertai kilat dan petir di beberapa daerah.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 5–7 Januari 2026
Pada Senin, 5 Januari 2026, wilayah yang masuk dalam daftar peringatan dini meliputi Kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Sambas, dan Sintang. Masyarakat di daerah tersebut diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi genangan air, banjir lokal, serta gangguan aktivitas harian.
Selanjutnya, pada Selasa, 6 Januari 2026, potensi hujan masih terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Kabupaten Kapuas Hulu, Kubu Raya, Landak, Melawi, Sanggau, Sekadau, dan Sintang. Intensitas hujan diperkirakan masih berada pada kategori sedang hingga lebat, sehingga masyarakat diminta tetap waspada, khususnya di wilayah rawan banjir dan longsor.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 5–11 Januari 2026
Sementara itu, pada Rabu, 7 Januari 2026, BMKG Kalbar mencatat wilayah terdampak peringatan dini semakin meluas, mencakup Kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Landak, Melawi, Sanggau, Sekadau, dan Sintang. Kondisi ini menunjukkan pola cuaca basah masih mendominasi sebagian besar wilayah Kalimantan Barat.
BMKG juga menegaskan bahwa selama periode peringatan dini tersebut, tidak terdapat potensi angin kencang di seluruh wilayah Kalimantan Barat atau berstatus nihil. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk berhati-hati terhadap dampak turunan hujan lebat seperti pohon tumbang, jalan licin, dan berkurangnya jarak pandang.
BACA JUGA:BMKG dan Pemkot Pontianak Peringatkan Banjir Rob, Pasang Laut Capai 2 Meter Awal Januari 2026
BMKG Kalimantan Barat mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG serta menyesuaikan aktivitas harian dengan kondisi cuaca guna meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi.
Sumber:





