Kebiasaan Sehari Hari yang Membuat HP Cepat Rusak
--
HP sudah jadi benda yang hampir selalu ada di genggaman. Bangun tidur dicek, sebelum tidur masih sempat dibuka lagi. Karena terlalu sering dipakai, banyak orang lupa kalau HP juga punya batas kemampuan. Bukan usia yang bikin HP cepat rusak, tapi kebiasaan kecil yang dilakukan berulang hari demi hari.
Simak beberapa hal yang bisa membuat HP rusak berikut ini.
1. Sering menggunakan HP sambil dicharge
Kebiasaan ini termasuk yang paling umum. Main game, scrolling media sosial, atau nonton video sambil HP terhubung ke charger terasa praktis. Padahal, kondisi ini membuat suhu perangkat meningkat lebih cepat.
Panas berlebih bisa mempercepat penurunan kualitas baterai. Dalam jangka panjang, baterai jadi lebih cepat habis dan performa HP ikut menurun. Sekali dua kali mungkin tidak terasa, tapi jika dilakukan hampir setiap hari, dampaknya akan terlihat.
2. Membiarkan baterai kosong terlalu sering
Menunggu baterai sampai nol persen baru mengisi daya masih sering dianggap wajar. Faktanya, kebiasaan ini tidak ramah untuk kesehatan baterai.
Baterai modern bekerja lebih stabil jika diisi saat daya masih tersisa. Membiarkan baterai benar benar habis berulang kali bisa mempercepat degradasi. Akibatnya, kapasitas baterai turun lebih cepat dari seharusnya.
3. Menggunakan charger asal-asalan
Charger bawaan HP biasanya dirancang sesuai kebutuhan daya perangkat. Saat charger rusak, banyak orang memilih charger murah tanpa mempertimbangkan kualitas.
Arus listrik yang tidak stabil berisiko merusak baterai dan komponen internal. Dalam beberapa kasus, charger yang tidak sesuai juga membuat HP panas berlebihan. Hemat di awal, tapi bisa berujung biaya perbaikan yang lebih besar.
4. Jarang membersihkan HP
Debu dan kotoran mudah masuk ke lubang speaker, port charger, dan mikrofon. Jika dibiarkan menumpuk, fungsi HP bisa terganggu.
Speaker jadi tidak jernih, pengisian daya tidak optimal, atau koneksi kabel sering terputus. Membersihkan HP secara berkala dengan cara yang aman membantu menjaga performanya tetap optimal.
5. Terlalu banyak aplikasi
Menginstal banyak aplikasi tanpa pernah mengevaluasi kembali penggunaannya membuat sistem bekerja lebih berat. Banyak aplikasi berjalan di latar belakang dan menguras memori serta baterai.
HP yang terasa lambat sering kali bukan karena usianya, tapi karena beban kerja yang berlebihan. Menghapus aplikasi yang jarang digunakan dan membatasi notifikasi membantu sistem bekerja lebih ringan.
6. Mengabaikan update sistem
Update sistem sering diabaikan karena dianggap merepotkan atau memakan waktu. Padahal, pembaruan biasanya membawa perbaikan keamanan dan peningkatan performa.
Menunda update terlalu lama membuat HP lebih rentan terhadap bug dan gangguan sistem. Update resmi justru membantu menjaga stabilitas perangkat dalam jangka panjang.
7. Sering menjatuhkan HP dan menganggap sepele
Sumber:





