Global Creative Services

Transfer Daerah Berubah, Pontianak Sesuaikan Program RAPBD 2027

Transfer Daerah Berubah, Pontianak Sesuaikan Program RAPBD 2027

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono (kiri kedua) dan jajarannya dalam kegiatan Penyampaian Raperda Kota Pontianak tentang APBD Kota Pontianak Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya di DPRD Pontianak-Prokopim Pontianak-dokumen istimewa

BACA JUGA:Hari Jadi ke-255 Pontianak, Wako Edi Kamtono Tegaskan Makna Tangguh Bersahabat

UMKM dan Infrastruktur Tetap Jadi Perhatian

Edi sendiri menyebut tantangan pembangunan 2027 juga dipengaruhi kondisi ekonomi global, konflik internasional, perubahan cuaca, serta potensi bencana. Sebagai kota jasa dan perdagangan, Pontianak tetap mengandalkan UMKM sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.

“Kita ini kota jasa dan perdagangan. UMKM menjadi salah satu sektor yang paling menentukan, karena aktivitas ekonomi masyarakat banyak bergerak di sana,” ujarnya.

Selain keterbatasan fiskal, persoalan perkotaan seperti kemacetan, sampah, air bersih, drainase, sanitasi, kesehatan, dan pendidikan juga membutuhkan penanganan berkelanjutan.

BACA JUGA:Pontianak Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Tingkat Kota

“Sebagai kota yang terus berkembang, persoalan-persoalan dasar seperti kemacetan, air bersih, drainase, sanitasi dan infrastruktur tetap menjadi prioritas. Tetapi tentu kita membutuhkan sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat,” jelasnya.

Edi berharap kondisi ekonomi pada 2027 semakin membaik sehingga kapasitas fiskal daerah kembali menguat dan program pembangunan yang tertunda dapat dilanjutkan.

“Yang terpenting pembangunan tetap berjalan. Kita sesuaikan dengan kemampuan fiskal, kita tentukan prioritas, dan program yang berdampak langsung kepada masyarakat tetap menjadi perhatian,” pungkasnya.

Sumber: prokopim pontianak