Aktivitas Ibadah Umat Muslim Kalbar Selama Ramadhan
Ilustrasi gambar berita-Pontianak Disway-dokumen istimewa
Bulan puasa juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan kegiatan sosial dan berbagi kepada sesama. Selama Ramadhan, umat Muslim di Kalbar giat melakukan sedekah, pemberian takjil gratis, hingga bantuan kepada warga kurang mampu menjelang Idulfitri.
Kegiatan berbagi ini mencerminkan nilai ta’awun (tolong-menolong) yang kuat dalam tradisi Islam Kalbar, termasuk kolaborasi antara organisasi lokal seperti PWA (‘Aisyiyah) untuk menyemarakkan kegiatan sosial Ramadhan melalui pembagian paket sembako dan santunan kepada masyarakat kurang mampu.
Di sejumlah komunitas atau lembaga pemerintahan juga sering diadakan buka puasa bersama (bukber) yang melibatkan tokoh pemerintahan, alim ulama, dan masyarakat untuk memperkuat rasa kebersamaan dan dialog antar-umat Muslim. Walau data khusus di Kalbar tidak selalu tersedia setiap tahun, pola kegiatan bukber dan safari Ramadhan serupa di berbagai daerah menunjukkan bahwa tradisi ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari bulan suci.
BACA JUGA:Peran Pasar Ramadhan dalam Menggerakkan Ekonomi Lokal di Pontianak
Festival Sahur dan Tradisi Lokal
Di Mempawah, salah satu kabupaten di Kalbar, pemerintah daerah bersama masyarakat menyelenggarakan Festival Sahur-Sahur yang telah berlangsung puluhan kali untuk merayakan suasana Ramadhan secara unik. Festival ini menampilkan rangkaian kegiatan mulai dari pameran UMKM bertajuk Ramadhan Fair hingga hiburan budaya lokal yang dikombinasikan dengan aktivitas religi.
BACA JUGA:Sahur hingga Berburu Takjil, Berikut Tradisi Masyarakat Pontianak di Bulan Ramadhan
Kondusivitas Ibadah dan Dukungan Pemerintah
Menurut Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalbar, pelaksanaan ibadah selama bulan puasa cenderung berlangsung lancar dan kondusif. Hal ini menunjukkan kerja sama antara umat beragama, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial meskipun berbagai dinamika kehidupan umum tetap berjalan.
Sumber:


