Transfer Daerah Berubah, Pontianak Sesuaikan Program RAPBD 2027

Jumat 23-10-2026,15:42 WIB
Reporter : Muhammad Zibi Alifiqri
Editor : Muhammad Zibi Alifiqri

PONTIANAKINFO.COM, PONTIANAK - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 dengan volume sebesar Rp2,188 triliun. Nilai tersebut meningkat Rp95,826 miliar atau 4,58 persen dibandingkan APBD 2026 sebesar Rp2,092 triliun.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, penyusunan RAPBD 2027 tetap mengedepankan pengelolaan keuangan daerah yang tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan, partisipatif, dan bertanggung jawab. Anggaran juga disusun berdasarkan kinerja serta manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

“APBD bukan hanya soal angka, tetapi bagaimana anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat dengan tetap memperhatikan efektivitas, efisiensi dan transparansi,” ujarnya dalam Pidato Wali Kota Pontianak atas Penyampaian Raperda Kota Pontianak tentang APBD Kota Pontianak Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya di DPRD Pontianak pada Jumat, 23 Oktober 2026.

BACA JUGA:Transfer Daerah Berubah, Pontianak Sesuaikan Program RAPBD 2027

Pendapatan dan Belanja Daerah Pontianak 2027

Dalam rancangan tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp2,113 triliun. Angka ini meningkat Rp51,655 miliar atau 2,51 persen dibandingkan APBD 2026 sebesar Rp2,061 triliun.

Sementara itu, belanja daerah diproyeksikan mencapai Rp2,160 triliun atau meningkat Rp87,585 miliar, setara 4,23 persen dibandingkan belanja daerah tahun 2026 sebesar Rp2,072 triliun.

Pada sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan daerah tahun 2027 diproyeksikan sebesar Rp74,831 miliar. Adapun pengeluaran pembiayaan diperkirakan mencapai Rp27,511 miliar.

Edi menjelaskan, struktur RAPBD 2027 masih perlu disesuaikan menyusul perubahan alokasi transfer ke daerah dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut berdampak pada ruang fiskal dan berpotensi menimbulkan defisit sebesar Rp43,304 miliar.

BACA JUGA:Ribuan Warga Ikuti Jepin Massal Hari Jadi ke-255 Pontianak, Ketua Karang Taruna: Budaya Perekat Kebersamaan

“Karena ada pengurangan dan penyesuaian transfer, beberapa program yang sebelumnya sudah kita rencanakan kemungkinan harus ditunda atau dilaksanakan secara bertahap,” katanya.

Penyesuaian tersebut akan dibahas bersama Badan Anggaran DPRD Kota Pontianak dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah agar komposisi pendapatan, belanja, dan pembiayaan tetap seimbang.

“Kita berharap pembahasan antara DPRD dan pemerintah kota berjalan lancar sehingga APBD 2027 dapat ditetapkan paling lambat akhir November,” ujarnya.

BACA JUGA:Hari Jadi ke-255 Pontianak, Wako Edi Kamtono Tegaskan Makna Tangguh Bersahabat

Kategori :