Hal ini menjadi semakin penting setelah Warsh menegaskan bahwa The Fed tidak ingin terlalu bergantung pada forward guidance. Ia menilai pasar seharusnya lebih banyak mengambil kesimpulan sendiri berdasarkan perkembangan ekonomi dibanding hanya menunggu sinyal mengenai langkah bank sentral berikutnya.
Dalam konteks tersebut, volatilitas Bitcoin menjelang keputusan FOMC berpotensi tetap tinggi.
“September kemungkinan menjadi bulan yang jauh lebih data driven. Pasar akan sangat sensitif terhadap angka tenaga kerja dan inflasi AS. Jika data menunjukkan ekonomi mulai mendingin tanpa inflasi kembali melonjak, ruang bagi aset berisiko untuk kembali menguat akan terbuka. Sebaliknya, inflasi yang tetap tinggi dapat memperpanjang tekanan terhadap Bitcoin dan aset kripto lainnya,” jelas Yudho.
US$80.000 Masih Jadi Level Kunci
Dalam jangka pendek, area US$80.000–US$81.000 diperkirakan tetap menjadi zona penting untuk Bitcoin. Keberhasilan menembus dan bertahan di atas area tersebut dapat memperkuat kembali momentum bullish.
Sebaliknya, selama Bitcoin masih berada di bawah US$80.000, pasar berpotensi tetap bergerak dalam fase konsolidasi sembari menunggu katalis berikutnya.
Outlook FLOQ sebelumnya juga menempatkan arus ETF sebagai salah satu sinyal positif utama bagi tren jangka menengah Bitcoin, meskipun investor tetap perlu mewaspadai koreksi setelah kenaikan harga yang cepat dalam waktu singkat.
Yudho menilai investor sebaiknya tidak menjadikan satu level harga sebagai satu-satunya dasar keputusan investasi.
“Untuk beberapa minggu ke depan, pertanyaannya bukan sekadar apakah Bitcoin bisa kembali ke US$80.000. Yang lebih penting adalah apakah US$80.000 nantinya dapat berubah dari resistance menjadi support. Kalau itu terjadi bersamaan dengan arus institusional yang kuat dan kondisi makro yang lebih kondusif, struktur pasar untuk kuartal berikutnya akan menjadi jauh lebih menarik,” pungkas Yudho.
Agenda ekonomi AS yang padat sepanjang September, arah Bitcoin dalam beberapa pekan mendatang berpotensi menjadi barometer penting bagi sentimen pasar aset digital menuju kuartal terakhir 2026.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli, menjual, atau memperdagangkan aset digital. Harga aset digital dapat berubah dengan cepat dan memiliki risiko kerugian.