Bitcoin Bertahan di US$78.000, September Jadi Ujian Besar Pasar Kripto

Rabu 02-09-2026,06:49 WIB
Reporter : Vritimes.com
Editor : Vritimes.com

Hal ini menjadi semakin penting setelah Warsh menegaskan bahwa The Fed tidak ingin terlalu bergantung pada forward guidance. Ia menilai pasar seharusnya lebih banyak mengambil kesimpulan sendiri berdasarkan perkembangan ekonomi dibanding hanya menunggu sinyal mengenai langkah bank sentral berikutnya.

Dalam konteks tersebut, volatilitas Bitcoin menjelang keputusan FOMC berpotensi tetap tinggi.

“September kemungkinan menjadi bulan yang jauh lebih data driven. Pasar akan sangat sensitif terhadap angka tenaga kerja dan inflasi AS. Jika data menunjukkan ekonomi mulai mendingin tanpa inflasi kembali melonjak, ruang bagi aset berisiko untuk kembali menguat akan terbuka. Sebaliknya, inflasi yang tetap tinggi dapat memperpanjang tekanan terhadap Bitcoin dan aset kripto lainnya,” jelas Yudho.

US$80.000 Masih Jadi Level Kunci

Dalam jangka pendek, area US$80.000–US$81.000 diperkirakan tetap menjadi zona penting untuk Bitcoin. Keberhasilan menembus dan bertahan di atas area tersebut dapat memperkuat kembali momentum bullish.

Sebaliknya, selama Bitcoin masih berada di bawah US$80.000, pasar berpotensi tetap bergerak dalam fase konsolidasi sembari menunggu katalis berikutnya.

Outlook FLOQ sebelumnya juga menempatkan arus ETF sebagai salah satu sinyal positif utama bagi tren jangka menengah Bitcoin, meskipun investor tetap perlu mewaspadai koreksi setelah kenaikan harga yang cepat dalam waktu singkat.

Yudho menilai investor sebaiknya tidak menjadikan satu level harga sebagai satu-satunya dasar keputusan investasi.

“Untuk beberapa minggu ke depan, pertanyaannya bukan sekadar apakah Bitcoin bisa kembali ke US$80.000. Yang lebih penting adalah apakah US$80.000 nantinya dapat berubah dari resistance menjadi support. Kalau itu terjadi bersamaan dengan arus institusional yang kuat dan kondisi makro yang lebih kondusif, struktur pasar untuk kuartal berikutnya akan menjadi jauh lebih menarik,” pungkas Yudho.

Agenda ekonomi AS yang padat sepanjang September, arah Bitcoin dalam beberapa pekan mendatang berpotensi menjadi barometer penting bagi sentimen pasar aset digital menuju kuartal terakhir 2026.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli, menjual, atau memperdagangkan aset digital. Harga aset digital dapat berubah dengan cepat dan memiliki risiko kerugian.

Tentang FLOQ

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). FLOQ berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia.
FLOQ memiliki komunitas aktif dengan lebih dari 250.000 followers yang tersebar di tujuh platform media sosial, didukung oleh lebih dari 25.000 anggota komunitas aktif. FLOQ juga berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan edukasi aset digital melalui FLOQ Akademi yang dapat diakses secara gratis oleh pengguna maupun masyarakat umum.
Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar dan lebih dari 2 juta unduhan aplikasi. Platform ini mendukung lebih dari 100 aset digital dan terus berfokus pada pengembangan ekosistem serta kolaborasi strategis untuk menghadirkan manfaat nyata bagi pengguna di era ekonomi digital.
 
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.
Tags : #floq
Kategori :

Terkait

Terpopuler

Terkini