PONTIANAKINFO.COM - Potensi hujan harian di Kalimantan Barat diprakirakan meningkat pada pertengahan hingga akhir pekan, terutama mulai Kamis, 13 Agustus hingga Minggu, 16 Agustus 2026.
Berdasarkan data BMKG Kalimantan Barat yang diperbarui pada Minggu, 9 Agustus 2026 pukul 21.15 WIB, sebagian besar wilayah Kalbar berpeluang mengalami hujan ringan dengan curah hujan sekitar 0,5–20 mm per hari.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 10–16 Agustus 2026
Pada Senin, 10 Agustus 2026, potensi hujan ringan tercatat di Bengkayang, Kapuas Hulu, Landak, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang. Sementara itu, beberapa wilayah lainnya diprakirakan berawan atau tidak mengalami hujan.
Memasuki Selasa, 11 Agustus, potensi hujan ringan masih terjadi di Bengkayang, Kapuas Hulu, Ketapang, Landak, Melawi, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang. Pada hari yang sama, sejumlah wilayah seperti Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kubu Raya, Mempawah, dan Kayong Utara masih berada dalam kategori berawan atau tidak hujan berdasarkan tabel prakiraan BMKG.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 9–11 Agustus 2026
Pada Rabu, 12 Agustus, potensi hujan ringan diprakirakan terjadi di Bengkayang, Kapuas Hulu, Ketapang, Landak, Melawi, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang. Sementara sejumlah wilayah lain masih berpotensi berawan.
Perubahan pola potensi hujan terlihat mulai Kamis, 13 Agustus 2026. Berdasarkan tabel BMKG, potensi hujan ringan mulai meluas ke hampir seluruh wilayah kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 9–15 Agustus 2026
Kondisi tersebut berlanjut pada Jumat, 14 Agustus dan Sabtu, 15 Agustus, ketika hampir seluruh wilayah Kalbar berada dalam kategori hujan ringan.
Sementara pada Minggu, 16 Agustus, potensi hujan ringan masih mendominasi hampir seluruh wilayah. Namun, Kabupaten Mempawah tercatat berpotensi mengalami hujan sedang, dengan kategori curah hujan 20–50 mm per hari.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 8–10 Agustus 2026
Dalam periode prakiraan 10-16 Agustus tersebut, tidak terlihat indikasi hujan lebat, sangat lebat, maupun ekstrem. Masyarakat Kalimantan Barat juga diimbau untuk tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari BMKG.