PONTIANAKINFO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio merilis prakiraan potensi hujan harian di Kalimantan Barat untuk periode Senin, 27 Juli hingga Minggu, 2 Agustus 2026. Secara umum, sebagian besar wilayah Kalbar diperkirakan masih didominasi potensi hujan ringan, dengan hujan sedang berpeluang terjadi di beberapa daerah pada akhir Juli hingga awal Agustus.
Berdasarkan peta potensi hujan harian yang diperbarui pada Minggu, 26 Juli 2026 pukul 20.20 WIB, kondisi cuaca pada 27-28 Juli 2026 diperkirakan didominasi hujan ringan di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 27 Juli–2 Agustus 2026
Memasuki 29 dan 30 Juli 2026, potensi hujan mulai meningkat. Pada peta BMKG terlihat peluang hujan sedang muncul di sebagian wilayah utara dan timur Kalimantan Barat, sementara daerah lainnya masih berpotensi mengalami hujan ringan.
Selanjutnya pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026, hujan ringan diperkirakan kembali mendominasi sebagian besar wilayah. Meski demikian, beberapa kabupaten masih memiliki peluang mengalami hujan dengan intensitas sedang sesuai perkembangan kondisi atmosfer.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 26–28 Juli 2026
Berdasarkan tabel prakiraan BMKG, pada 27 Juli hampir seluruh kabupaten dan kota berpotensi mengalami hujan ringan. Sementara pada 29 Juli, potensi hujan sedang diperkirakan terjadi di Kapuas Hulu, sedangkan 30 Juli hujan sedang berpotensi terjadi di Kapuas Hulu dan Sintang.
Kemudian pada 31 Juli, hujan sedang diprakirakan terjadi di Sambas, sedangkan 1 Agustus berpotensi terjadi di Bengkayang dan Sintang. Adapun pada 2 Agustus, hujan sedang diperkirakan berpotensi terjadi di Bengkayang, Mempawah, dan Sekadau.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 26 Juli–1 Agustus 2026
BMKG menjelaskan, kategori hujan ringan memiliki curah hujan 0,5-20 mm per hari, sedangkan hujan sedang berada pada kisaran 20-50 mm per hari.
Masyarakat Kalimantan Barat diimbau tetap memantau perkembangan informasi cuaca terbaru dari BMKG karena prakiraan dapat berubah mengikuti dinamika atmosfer. Warga yang beraktivitas di luar ruangan, khususnya nelayan, petani, pelaku transportasi, hingga pengguna jalan, juga dapat mewaspadai potensi hujan yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama pada sore hingga malam hari.