Pangdam XII dan Bupati Sujiwo Perkuat Kesiapan Hadapi Karhutla di Kubu Raya

Kamis 16-07-2026,13:43 WIB
Editor : Muhammad Zibi Alifiqri

PONTIANAKINFO.COM, KUBU RAYA - Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito memimpin Apel Siaga Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di halaman Kantor Bupati Kubu Raya pada Kamis, 16 Juli 2026. Apel tersebut menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama TNI-Polri dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi musim kemarau dan potensi kebakaran hutan dan lahan tahun ini. Dalam amanatnya, Pangdam Novi menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten, unsur TNI-Polri, dan insan pemadam kebakaran yang telah menunjukkan kesiapan tinggi.

“Secara periodik iklim juga berperan serta menyebabkan kekeringan sesuai dengan siklusnya. Untuk itu, kesiapan personel, peralatan, perlengkapan, dan material harus dipastikan sejak awal sebagai langkah preventif,” kata Pangdam.

BACA JUGA:Pangdam XII dan Bupati Sujiwo Perkuat Kesiapan Hadapi Karhutla di Kubu Raya

Pangdam menegaskan karhutla tidak hanya merusak lingkungan. Dampak lanjutan berupa kabut asap juga akan mengganggu kesehatan masyarakat dan sektor ekonomi. Karena itu, dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah dengan para pihak terkait. 

“Keberhasilan penanggulangan karhutla tidak bisa dilakukan oleh satu institusi saja. Perlu kerja sama sinergis antara pemerintah daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, pemadam swasta, perusahaan sebagai pemilik lahan, masyarakat, hingga tokoh masyarakat yang menjadi panutan di wilayahnya,” kata Mayjen Novi.

BACA JUGA:Hadapi Kemarau, Bupati Kubu Raya Pastikan Dukungan Anggaran Penanggulangan Karhutla

Ia mengingatkan agar peristiwa kabut asap besar pada tahun 2019 silam tidak terulang. Karena itu, penyuluhan dan pembinaan kepada masyarakat harus terus digencarkan agar masyarakat lebih sadar akan bahaya karhutla.

"Kita sebagai aparat di wilayah Kalimantan Barat khususnya Kubu Raya harus memiliki kewaspadaan dan kesiapsiagaan maksimal. Laksanakan prosedur yang telah digariskan pimpinan untuk menghindari kerugian personel maupun materiel," tegasnya.

BACA JUGA:Polres Kubu Raya Rayakan Hari Bhayangkara Ke-80 Bersama Anak Yatim di Yayasan Annajiah

Mayjen Novi juga meminta jajaran aktif melakukan sosialisasi dan pemantauan titik panas secara dini agar potensi karhutla dapat ditekan.

"Saya yakin dengan sinergi, disiplin, dan semangat kebersamaan seluruh komponen, kita mampu mencegah karhutla sehingga masyarakat Kalimantan Barat dapat beraktivitas dengan aman, sehat, dan produktif secara normal," pungkasnya.

BACA JUGA:Kubu Raya Tata Dermaga Rasau Jaya Jadi Kawasan Publik Berkualitas

Bupati Kubu Raya Sujiwo menyebut kehadiran unsur TNI, Polri, dan pihak lainnya sebagai wujud nyata keseriusan pemerintah dalam menghadapi potensi karhutla.

"Dan tentunya kehadiran beliau (Pangdam) bersama Danlanud dan Satbrimob serta yang lainnya akan menambah semangat. Dan hal ini merupakan wujud nyata keseriusan pemerintah bersama TNI dan Polri, bersama pihak swasta, damkar swasta, MPA, untuk melawan yang namanya kebakaran hutan dan lahan," ujar Sujiwo.

BACA JUGA:Wabup Sukiryanto Ungkap Gerakan Pangan Murah Langkah Nyata Kubu Raya Jaga Stabilitas Harga, Kendalikan Inflasi

Kategori :