- Harus mengatur sendiri pembayaran tagihan
- Perlu menyiapkan dana saat proyek sedang sepi
- Harus disiplin menyisihkan tabungan dan dana darurat
Dengan perencanaan yang baik, tantangan tersebut dapat dikelola lebih mudah.
Cara Mengatur Penghasilan Freelance
1. Gunakan Rata-Rata Penghasilan
Kalau pendapatan selalu berubah, cobalah menghitung rata-rata pemasukan selama tiga hingga enam bulan terakhir.
Angka tersebut bisa dijadikan acuan untuk menyusun anggaran bulanan sehingga pengeluaran menjadi lebih terencana.
2. Dahulukan Kebutuhan Pokok
Saat menerima pembayaran dari klien, prioritaskan kebutuhan utama terlebih dahulu, seperti:
- Biaya makan
- Tempat tinggal
- Transportasi
- Internet
- Tagihan rutin
Setelah kebutuhan pokok terpenuhi, barulah alokasikan dana untuk kebutuhan lainnya.
3. Sisihkan Dana Darurat
Freelancer berpotensi mengalami periode ketika proyek belum tersedia.
Karena itu, dana darurat menjadi salah satu komponen penting agar kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi saat pemasukan berkurang.
4. Pisahkan Rekening
Sebagian freelancer memilih menggunakan rekening yang berbeda untuk menerima pembayaran dari klien dan rekening untuk kebutuhan sehari-hari.