PONTIANAKINFO.COM, KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan mempercepat implementasi sepuluh program direktif Presiden, meski masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan. Hal itu itu ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya Yusran Anizam saat menghadiri Rapat Koordinasi Regional Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Direktif Presiden di Hotel Grand Maya Artotel Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada Kamis, 11 Juni 2026. Yusran menilai rakor monev tersebut sangat strategis karena membahas secara terbuka berbagai persoalan, dinamika, hingga solusi implementasi di tingkat daerah.
Yusran mengatakan setiap daerah menghadapi tantangan yang berbeda dalam mengakselerasi program-program strategis nasional. Karena itu, rakor dinilai penting untuk menyamakan persepsi sekaligus mencari jalan keluar atas hambatan yang dihadapi.
BACA JUGA:Kubu Raya Targetkan Implementasi 10 Program Presiden, Sekolah Rakyat Jadi PR Utama
“Alhamdulillah hari ini kita bisa mengikuti rakor regional terkait implementasi sepuluh program direktif Presiden yang menjadi pekerjaan rumah kita bersama dengan segala macam permasalahannya. Di rakor ini disampaikan dari semua daerah bagaimana dinamika di lapangan,” terangnya.
Ia mengungkapkan salah satu tantangan yang masih dihadapi Kubu Raya adalah realisasi program Sekolah Rakyat. Hingga kini, usulan lokasi yang diajukan pemerintah daerah belum mendapatkan persetujuan.
BACA JUGA:Keterbatasan Anggaran, Bupati Kubu Raya Dorong BPBD Lebih Inovatif
“Kita juga di Kubu Raya, contoh terkait Sekolah Rakyat, kita belum bisa mendapatkan lahan yang disetujui. Walaupun kita sudah mengusulkan enam lokasi, tapi belum ada yang cocok. Nah, kita akan terus secepatnya mencari lokasi yang pas untuk Sekolah Rakyat,” ungkapnya.
Selain itu, Yusran menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan menjadi perhatian publik. Menurut dia, pemerintah daerah akan segera melakukan konsolidasi lintas sektor guna memastikan program tersebut berjalan sesuai dengan mekanisme terbaru.
BACA JUGA:Menko Pangan Zulkifli Hasan Pastikan Pupuk Aman dan Harga Gabah Menguntungkan Petani Kubu Raya
"Demikian halnya dengan yang lagi viral, misalnya terkait MBG. Kita juga akan koordinasikan di kabupaten, Satgas, Korwil, Korcam. Ini akan melakukan koordinasi bagaimana implementasi selanjutnya di manajemen BGN yang baru ini, sesuai visi misi Pak Presiden bahwa ini program strategis nasional yang harus kita sukseskan juga," tuturnya.
Menurut Yusran, sepuluh program direktif Presiden sejatinya sangat berkaitan dengan kebutuhan riil masyarakat Kubu Raya. Program-program tersebut mencakup penguatan ketahanan pangan, pengendalian inflasi, peningkatan pertumbuhan ekonomi, hingga penghapusan kemiskinan ekstrem.
BACA JUGA:Menko Pangan ke Kubu Raya, Pastikan Pupuk Aman dan Harga Gabah Naik
"Termasuk ketahanan pangan, termasuk bagaimana pengendalian inflasi, pertumbuhan ekonomi delapan persen itu yang harus kita capai, kemudian juga penghapusan kemiskinan ekstrem. Nah, ini program-program sepuluh direktif Presiden yang harus kita dukung dan kita sukseskan di bawah," katanya.
Dalam rakor tersebut, peserta mendapatkan arahan dari Ketua Komisi II DPR RI yang memberikan pandangan terkait berbagai persoalan di daerah beserta alternatif penyelesaiannya.
BACA JUGA:Kuatkan Sektor Riil, Perumda Siap Payungi 39 Ribu UMKM Daerah Kubu Raya