PONTIANAKINFO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio merilis peringatan dini cuaca tiga harian untuk wilayah Kalimantan Barat yang berlaku mulai Kamis, 11 Juni hingga Sabtu, 13 Juni 2026. Sejumlah kabupaten dan kota di Kalbar diprediksi berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Berdasarkan pembaruan data BMKG Kalbar pada Kamis, 11 Juni 2026 pukul 08.01 WIB, potensi cuaca signifikan masih mendominasi sejumlah wilayah di provinsi tersebut.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 11–13 Juni 2026
Pada Kamis, 11 Juni 2026, wilayah yang masuk kategori waspada terhadap hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Bengkayang, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, dan Sintang. Selain itu, Kota Pontianak dan Kota Singkawang juga masuk dalam daftar daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan.
Sementara itu, BMKG menetapkan status siaga atau berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat di Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Sekadau. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko genangan, banjir lokal, hingga longsor di daerah rawan.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 11–17 Juni 2026
Memasuki Jumat, 12 Juni 2026, potensi hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di Kabupaten Kapuas Hulu, Ketapang, Melawi, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang.
Sedangkan pada Sabtu, 13 Juni 2026, wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan kategori waspada meliputi Kabupaten Kapuas Hulu, Landak, dan Sintang.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 9–11 Juni 2026
BMKG menjelaskan bahwa kategori waspada menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat. Sementara kategori siaga mengindikasikan peluang hujan lebat hingga sangat lebat yang perlu mendapat perhatian lebih dari masyarakat dan pemerintah daerah.
Untuk potensi angin kencang, BMKG tidak mengeluarkan peringatan khusus selama periode 11 hingga 13 Juni 2026. Seluruh wilayah Kalimantan Barat tercatat dalam status nihil potensi angin kencang pada rentang waktu tersebut.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 9–15 Juni 2026
Masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru dari BMKG. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir, pohon tumbang, jalan licin, serta gangguan aktivitas transportasi akibat hujan dengan intensitas tinggi.
BMKG Kalbar akan terus memperbarui informasi cuaca secara berkala sesuai perkembangan kondisi atmosfer yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat.