PONTIANAKINFO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio merilis peringatan dini cuaca 3 harian untuk wilayah Provinsi Kalimantan Barat pada Sabtu, 23 Mei hingga Senin, 25 Mei 2026.
Dalam update data yang dirilis Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 08.09 WIB, BMKG Kalbar mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat terjadi di sejumlah kabupaten dan kota di Kalbar.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 23–25 Mei 2026
BMKG menjelaskan, status “Waspada” diberikan untuk wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat. Meski demikian, pada periode prakiraan tersebut tidak terdapat wilayah dengan status “Siaga” maupun “Awas”.
Pada Sabtu, 23 Mei 2026, wilayah yang masuk dalam peringatan dini cuaca yakni Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Landak.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 23–29 Mei 2026
Sementara itu, pada Minggu, 24 Mei 2026, potensi hujan meluas ke sejumlah daerah di Kalimantan Barat. Wilayah yang diperkirakan terdampak meliputi Kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, Sintang, serta Kota Pontianak dan Kota Singkawang.
Kemudian pada Senin, 25 Mei 2026, daerah yang masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yakni Kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Melawi, Sanggau, Sekadau, dan Sintang.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 22–24 Mei 2026
BMKG juga menyampaikan bahwa selama periode 23 hingga 25 Mei 2026 tidak terdapat potensi angin kencang di wilayah Kalimantan Barat atau nihil.
Meski tidak ada peringatan angin kencang, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem seperti genangan air, banjir lokal, jalan licin, hingga potensi pohon tumbang terutama saat hujan berlangsung dengan durasi cukup lama.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 22–28 Mei 2026
Pengguna jalan, nelayan, hingga masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk rutin memantau pembaruan informasi cuaca dari BMKG Kalbar melalui kanal resmi agar dapat mengantisipasi perubahan cuaca secara dini.
BMKG juga mengingatkan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk tetap siaga terhadap kemungkinan bencana hidrometeorologi yang dapat dipicu curah hujan tinggi di beberapa wilayah Kalimantan Barat.