Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail (PPHUI) pada 1 Mei 2026. Film “Ghost Buzzer” resmi diperkenalkan sebagai pionir genre Horor Fantasy untuk anak-anak dan keluarga, sebuah karya yang menggabungkan ketegangan dunia gaib dengan keajaiban fantasi yang memukau.
Perjalanan menuju layar lebar tidaklah instan. Aditya Gumay dan Koamirullah mengungkapkan bahwa proyek ini telah melewati masa revisi dan pengembangan yang cukup panjang.
“Revisi film ini tertunda sudah 2 tahun. Namun, alhamdulillah, hari ini kita bisa mengadakan premiere di Gedung PPHUI. Waktu dua tahun itu kami gunakan untuk memastikan elemen fantasi dan horornya benar-benar menyatu dengan pas bagi penonton muda,” ungkap Aditya Gumay penuh syukur.
Dari Ide Dasar kekuatan cerita "Ghost Buzzer" berakar dari basis story yang dikonsep oleh Koamirullah. Ide orisinal tersebut kemudian dikembangkan menjadi skenario yang dinamis dan imajinatif oleh duet penulis Ariel Fauzan dan Heru Kurniawan.
Di bawah arahan sutradara Agus Hendra Jaya, naskah tersebut menjelma menjadi sebuah petualangan visual di mana dunia nyata dan dunia gaib bertemu dalam balutan fantasi yang unik. Bukan sekadar menakut-nakuti, penonton akan diajak masuk ke dalam "semesta" di mana hantu memiliki karakter modern dan cerita yang sarat emosi.
"Ghost Buzzer" mengisahkan empat sahabat Claudio Alexandre, Nevan Atallah, Chacha Hits, dan Rafael Fernando yang terjebak dalam misi penyelamatan arwah anak yang terjebak di dimensi lain. Elemen Horor Fantasy sangat terasa saat para karakter utama berinteraksi dengan makhluk-makhluk halus yang didesain secara kreatif. Penonton tidak hanya disuguhi jumpscare, melainkan petualangan heroik yang menguji keberanian dan rasa setiakawan.
Setelah sukses mencuri perhatian di Studio Hall PPHUI, Media 8 telah menyiapkan peta distribusi yang ambisius. Selain membidik jaringan bioskop nasional seperti CGV, Cinepolis, dan juga akan melakukan ekspansi ke ranah digital. Film ini direncanakan akan tayang di bioskop Layardigi.
Film ini Menggabungkan horor, komedi, dan unsur Science fictionnya. "Ghost Buzzer" membuktikan bahwa hantu tidak selalu harus menjadi trauma, melainkan bisa menjadi pintu gerbang menuju petualangan fantasi yang tak terlupakan bagi keluarga Indonesia.
Machika Luna
Suasana ruang teater menjadi lebih hangat sebelum screening film dimulai. Para penonton yang hadir dihibur oleh penampilan memukau dari pendatang baru, Machika Luna . Momen ini sekaligus menjadi ajang perkenalan single debutnya yang bertajuk "Kupu Lucuku" tampil memukau dengan kostum yang menarik di hadapan publik.
Di sela kesibukannya sebagai siswi kelas 2 SMP di Global Indonesia School, Serang , remaja bernama lengkap Majika Eva Luna ini resmi memantapkan langkah di belantika musik tanah air. Lahir dari keluarga pecinta musik, Machika yang menyukai musik K-Pop dan penyanyi Nadin Amizah) dalam bernyanyi.
Lagu yang di nyanyikannya merupakan buah karya dari sutradara sekaligus penulis lagu Aditya Gumay. Dengan misi menangkap memori mendalam tentang cinta pertama, liriknya sengaja diracik agar terasa dekat dengan kehidupan Gen Z yang penuh rasa gugup sekaligus manis. “Ini tentang pengalaman pertama jatuh cinta. Aku yakin banyak teman-teman sebayaku yang bisa relate,” ungkap Machika, yang dari kecil suka dunia entertain, dance, nyanyi, renang dan basket.
Eksplorasi Kilat di Tengah Tugas Sekolah
Proses produksi single ini terbilang sangat ekspresif dan singkat. Di tengah jadwal sekolah yang padat, rekaman vokal diselesaikan hanya dalam waktu satu bulan sebelum jadwal rilis . Tak berhenti di situ, pembuatan video klip yang mengambil lokasi di kawasan Echo Park, Tebet pun rampung hanya dalam waktu dua hari.
Meski saat ini "Kupu Lucuku" masih dalam tahap distribusi ke berbagai platform digital, antusiasme penonton yang menyaksikannya secara langsung sudah mulai terlihat. Bagi Machika, debut ini bukan sekadar mengejar popularitas, melainkan bukti nyata komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara pendidikan dan karier profesional.
Model Dalam Video Klip adalah Raden Rakha Daniswara Putra Permana, aktor dan model remaja asal Bogor kelahiran tahun 2007 yang populer sebagai Rahsya di sinetron Magic 5.
Ia mengawali karier akting melalui sinetron Panggilan (2022), Rakha dikenal dengan keahlian karate dan bakat aktingnya yang memukau. Berperan sebagai Rahsya, karakter protagonis dengan kekuatan fisik yang besar.