“KA Sangkuriang hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pelanggan yang menginginkan konektivitas langsung dari Bandung menuju berbagai kota besar di Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Banyuwangi. Tingginya penjualan tiket pada hari pertama menunjukkan layanan ini sangat diminati masyarakat,” ujar Kuswardojo.
Kuswardojo menambahkan, kehadiran KA Sangkuriang tidak hanya memberikan pilihan transportasi baru, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di kota-kota yang dilalui.
“Rute ini menghubungkan banyak destinasi unggulan. Mulai dari wisata belanja, kuliner, kawasan heritage, keindahan alam, wisata budaya, perdagangan, kawasan industri, metropolitan, wisata alam, hingga mendekati pelabuhan Ketapang sebagai gerbang menuju Bali,” tambahnya.
Beberapa potensi wisata yang terhubung melalui KA Sangkuriang antara lain:
- Bandung: wisata belanja, kuliner, Lembang, Kawah Putih;
- Tasikmalaya: Kampung Naga, kerajinan bordir dan payung geulis;
- Ciamis & Banjar: wisata alam dan budaya Galuh
- Kroya: akses menuju Cilacap dan pantai selatan Jawa;
- Yogyakarta: Malioboro, Keraton, Candi Prambanan;
- Solo: wisata budaya Keraton Surakarta dan kuliner khas;
- Madiun: wisata kota dan sentra kuliner pecel;
- Caruban: jalur strategis menuju kawasan Madiun Raya;
- Kertosono, Jombang, Mojokerto: akses menuju wisata sejarah Majapahit dan religi;
- Surabaya: wisata kota metropolitan dan sejarah perjuangan;
- Sidoarjo: wisata kuliner dan sentra UMKM;
- Bangil & Pasuruan: akses menuju Tretes dan Bromo;