“Ini dilakukan untuk memastikan seluruh komunitas tetap berada dalam bingkai kerukunan dan persatuan,” jelasnya.
BACA JUGA:Wawako Bahasan Buka MTQ ke-34 Pontianak Timur, Tekankan Generasi Cerdas dan Berkarakter
Selain itu, Bahasan mengungkapkan bahwa Kota Pontianak baru saja menerima penghargaan sebagai salah satu kota toleran di Indonesia, meskipun masih berada pada tahap konsolidasi.
Ia mengakui, masih terdapat sejumlah tantangan, termasuk adanya perbedaan pandangan di masyarakat yang perlu dikelola dengan baik.
BACA JUGA:Pemkot Pontianak Terapkan SPMB SD dan SMP 2026 Secara Daring Penuh
“Kita berharap ke depan setiap perbedaan dapat diselesaikan melalui dialog dan diskusi, bukan dengan penolakan,” tegasnya.
Bahasan juga menekankan pentingnya menjaga warisan sejarah, termasuk kontribusi tokoh Bugis di masa lalu yang berperan dalam menyelesaikan konflik kerajaan.
BACA JUGA:TP PKK Pontianak Gelar Bazar, Sebar 15 ribu Telur Murah
“Sejarah ini harus kita rawat bersama sebagai bagian dari identitas dan persatuan kita,” pungkasnya.