PONTIANAKINFO.COM - BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio kembali merilis peringatan dini cuaca tiga harian untuk wilayah Kalimantan Barat. Dalam update terbaru, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi pada periode Jumat, 17 April hingga Minggu, 19 April 2026.
Berdasarkan data yang diperbarui pada Jumat, 17 April 2026 pukul 08.01 WIB, sejumlah kabupaten masuk dalam kategori waspada terhadap hujan sedang hingga lebat. BMKG juga menegaskan bahwa kondisi ini perlu diantisipasi karena dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, dan tanah longsor.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 17–19 April 2026
Pada Jumat, 17 April 2026, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Landak, Sanggau, dan Sintang. Hujan diperkirakan turun dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah tersebut.
Memasuki Sabtu, 18 April 2026, potensi hujan masih berlanjut di sejumlah daerah. Kabupaten Kapuas Hulu, Ketapang, Landak, Melawi, Sekadau, dan Sintang diperkirakan mengalami kondisi serupa, yakni hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 17–23 April 2026
Sementara itu, pada Minggu, 19 April 2026, wilayah yang berpotensi diguyur hujan antara lain Kabupaten Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Melawi, Sanggau, Sekadau, dan Sintang. BMKG menilai kondisi atmosfer masih mendukung terbentuknya awan hujan di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat.
Dalam keterangannya, BMKG membagi kategori peringatan menjadi tiga tingkat, yakni waspada (hujan sedang hingga lebat), siaga (hujan lebat hingga sangat lebat), dan awas (hujan sangat lebat hingga ekstrem). Namun, dalam periode ini, wilayah Kalimantan Barat masih didominasi kategori waspada.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 16–18 April 2026
Selain itu, BMKG juga menyampaikan bahwa tidak terdapat potensi angin kencang signifikan di seluruh wilayah Kalimantan Barat selama periode tersebut. Hal ini ditandai dengan keterangan “nihil” pada seluruh hari dalam laporan.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor, disarankan untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.