PONTIANAKINFO.COM, MEMPAWAH - Insiden keributan antara sekelompok warga dan petugas keamanan PT Unicoco terjadi di Desa Mendalok, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah pada Jumat, 10 April 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.
Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh akumulasi ketegangan antara warga dan pihak perusahaan, terkait aktivitas operasional yang dinilai mengganggu lingkungan sekitar.
BACA JUGA:Kronologi Ketegangan Warga dan Satpam PT Unicoco Mempawah Berujung Bentrok
Seorang petugas keamanan berinisial AS dilaporkan mengalami luka akibat kejadian tersebut dan saat ini tengah menjalani perawatan medis di RSUD dr Rubini Mempawah.
Berdasarkan keterangan dikutip dari Siaran Kalbar pada Minggu, 12 April 2026, pihak berwenang di wilayah Sungai Kunyit, keluhan warga sebelumnya berkaitan dengan debu dari aktivitas penimbunan tanah urug serta kemacetan di jalan sekitar perusahaan.
BACA JUGA:Dampak Hilirisasi Aluminium Terintegrasi di Mempawah, Serap 3.130 Tenaga Kerja
Warga yang merasa terdampak kemudian mendatangi area perusahaan untuk menyampaikan aspirasi. Namun, situasi berubah menjadi tegang setelah terjadi adu mulut antara warga dan petugas keamanan di pintu masuk.
Ketegangan yang meningkat memicu aksi saling dorong hingga berujung pada tindakan kekerasan terhadap salah satu petugas keamanan.
BACA JUGA:Bus DAMRI Rute Sintang–Pontianak Kecelakaan di Sanggau, 1 Tewas dan 20 Luka-luka
Petugas dari instansi terkait segera turun ke lokasi untuk mengendalikan situasi dan melakukan pendekatan persuasif kepada warga agar tidak terjadi eskalasi konflik lebih lanjut.