Trump juga memperingatkan bahwa dukungan China terhadap Iran dapat memicu konsekuensi serius bagi Beijing. Pernyataan ini semakin memperluas dimensi konflik yang berpotensi melibatkan kekuatan global lainnya.
Situasi di kawasan semakin memanas setelah AS mengklaim dua kapal perangnya memasuki Selat Hormuz untuk membersihkan ranjau yang disebut dipasang oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran. Namun, Iran membantah klaim tersebut dan memberikan peringatan keras.
BACA JUGA:Venezuela, Iran, dan Rusia: Negara-Negara yang Mengguncang Pasar Minyak Dunia
Teheran menegaskan bahwa setiap kapal militer yang memasuki selat strategis itu akan “dihukum dengan kejam”, mempertegas sikap kerasnya terhadap kehadiran militer asing di wilayah tersebut.