PONTIANAKINFO.COM, KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya Sujiwo meninjau Pasar Melati di Desa Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya pada Kamis, 26 Februari 2026. Peninjauan mendadak itu menjadi penanda dimulainya penataan lintas sektoral pasca pembongkaran kios dan bangunan liar yang selama lebih dari 30 tahun menutup wajah kawasan tersebut. Didampingi sejumlah kepala perangkat daerah terkait, Bupati Sujiwo Sujiwo menegaskan bahwa penataan Pasar Melati akan dilakukan secara terintegrasi.
“Peninjauan ini mendadak saja, karena nanti realisasinya lintas sektoral. Ada Bappeda yang akan mengoordinir desainnya seperti apa. Di sini ada (dinas) PUPR untuk menyelesaikan tamannya, kemudian kita lihat bagaimana pelebaran Jalan Adisucipto dan membuat batu kali. Kita akan sampaikan kepada Pak Gubernur karena Jalan Adisucipto merupakan kewenangan pemerintah provinsi,” kata Sujiwo.
BACA JUGA:Bupati Kubu Raya Siapkan Ruang Publik Asri di Kawasan Pasar Melati
Menurut dia, pembongkaran lapak pedagang kaki lima yang menempati kawasan tersebut menjadi momentum penting membuka kembali ruang yang selama puluhan tahun tertutup.
“Setelah kemarin kita bongkar pedagang kaki lima di sini, 30 tahun lebih tidak pernah disentuh, tertutup. Nah, baru kelihatan wajahnya,” katanya.
BACA JUGA:Pasar Induk Modern Segera Dibangun, Bupati Kubu Raya Targetkan Groundbreaking 2027
Ia memastikan dalam waktu singkat pemerintah daerah akan melakukan pengerjaan fisik berupa pemasangan paving block atau bata beton, pembangunan taman, serta penyediaan fasilitas pendukung.
“Akan segera kami eksekusi. Mudah-mudahan tidak lama lagi kita pasang paving block, kemudian kita bangun tamannya,” terangnya.
BACA JUGA:Pemkab Kubu Raya Gelar Operasi Pasar Elpiji dan Sembako di Sungai Kupah
Tak hanya mengandalkan anggaran pemerintah, Sujiwo juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang secara swadaya mulai menata kawasan tersebut. Salah satunya Mariana, warga yang menghubunginya melalui pesan WhatsApp dan menanam bunga di area eks pembongkaran.
“Terima kasih kepada masyarakat yang swadaya ini. Luar biasa partisipasinya. Makanya nanti kita buat paving block-nya, ada penerangannya, lampu taman, kemudian tempat duduknya. Supaya betul-betul bisa menjadi ruang publik, walaupun tidak terlalu luas,” tuturnya.
BACA JUGA:Minim Sinyal di Sungai Kupah, Bupati Kubu Raya Jajaki Pembangunan Tower
Dalam dialog singkat di lokasi, Sujiwo bahkan memanggil langsung Mariana untuk menyampaikan apresiasinya.
“Saya penasaran, cari siapa yang WA saya, ternyata beliau hanya minta bantu tanah bakar. Insyaallah kita bantu tanah bakarnya,” kata Sujiwo.
BACA JUGA:HGB dan HGU Tak Produktif, Bupati Kubu Raya Jemput Bola Aset Lahan