- Apang Aloy, cerita dalam literatur yang menggambarkan tokoh berburu dan petualangan yang sarat dengan pesan moral serta kebijaksanaan dalam kehidupan komunal.
- Banyak legenda lain seperti asal-usul sungai, tokoh pahlawan lokal, serta kisah mitos tempat-tempat tertentu yang terus dipertahankan melalui penceritaan lisan di komunitas masyarakat Kalbar.
Cerita-cerita rakyat ini berfungsi sebagai media pembelajaran tentang sejarah lokal, etika, dan adat istiadat masyarakat setempat. Nilai moral yang terkandung di dalamnya turut berkontribusi dalam pendidikan karakter anak dan generasi muda di era modern.
BACA JUGA:Akulturasi Budaya Tionghoa dan Lokal dalam Perayaan Cap Go Meh di Kalimantan Barat
Tantangan dan Peluang Pelestarian
Meskipun tradisi lisan memiliki peran strategis dalam memelihara identitas budaya, tantangan besar tetap ada. Perubahan pola konsumsi informasi digital dan kurangnya ruang formal dalam kurikulum pendidikan menyebabkan generasi muda kurang akrab dengan cerita rakyat lokal. Festival, komunitas pendongeng, dan dukungan dari pemerintah serta lembaga budaya menjadi kunci untuk revitalisasi dan kesinambungan tradisi ini.
Para pemangku budaya berharap bahwa langkah-langkah ini akan menciptakan generasi pendongeng baru yang mampu menggabungkan tradisi lisan dengan media digital, sehingga cerita rakyat tidak hanya lestari tetapi juga relevan bagi masyarakat modern. Dukungan terus-menerus dari sekolah, orang tua, dan komunitas menjadi elemen penting dalam upaya ini.