“Rp21.000 per paket subsidinya,” jawab Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Norasari Arani.
Bahkan, Sujiwo menambahkan subsidi khusus bagi warga yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut.
“Tadi saya tambahin Rp20.000 untuk yang datang sekarang ini, jadi subsidinya ada Rp41.000 bagi yang ketemu saya langsung ini,” ujarnya disambut antusias warga.
Menurut dia, kehadiran pemerintah dalam momentum hari besar keagamaan merupakan kewajiban moral dan administratif.
“Kita harus hadir saat Ramadan dan menjelang Idulfitri, begitu juga menjelang Natal, Imlek, atau menjelang hari-hari besar keagamaan lainnya, kita harus hadir,” ucapnya.
Dia menjelaskan hukum pasar akan berjalan ketika permintaan tinggi dan stok terbatas, sehingga harga cenderung naik. Operasi pasar, lanjutnya, menjadi langkah penyeimbang agar lonjakan harga tidak memberatkan masyarakat.
“Selain memang kita membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa dan persiapan menyambut Idulfitri, mudah-mudahan operasi pasar baik bapokting maupun elpiji ini, kehadiran pemerintah bisa membantu meringankan beban masyarakat,” harap Sujiwo. (jek)