PONTIANAKINFO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat kembali mengeluarkan peringatan dini potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Barat pada periode Kamis, 22 Januari hingga Rabu, 28 Januari 2026. Berdasarkan peta potensi karhutla BMKG, sebagian besar wilayah Kalbar masih berada pada kategori sangat mudah terjadi karhutla.
Pada Kamis, 22 Januari 2026, hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat didominasi warna merah yang menandakan tingkat kerawanan sangat tinggi. Kondisi serupa berlanjut pada Jumat dan Sabtu, 23–24 Januari 2026, dengan sebaran zona merah yang merata dari wilayah pesisir barat hingga pedalaman timur Kalbar. Minimnya curah hujan dan suhu udara yang relatif tinggi menjadi faktor utama meningkatnya risiko kebakaran lahan.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Potensi Karhutla 22–28 Januari 2026
Memasuki Minggu, 25 Januari 2026, peta menunjukkan munculnya beberapa zona berwarna kuning dan hijau di wilayah tertentu, menandakan kategori mudah hingga sedang. Namun demikian, dominasi zona merah masih sangat luas, khususnya di wilayah Ketapang, Kubu Raya, Sanggau, Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, dan Sekadau. Wilayah tersebut tetap menjadi fokus kewaspadaan karhutla.
Pada Senin dan Selasa, 26–27 Januari 2026, potensi karhutla masih tergolong tinggi. Zona merah masih mendominasi wilayah tengah dan selatan Kalbar, meskipun terdapat variasi warna yang menunjukkan fluktuasi tingkat kerawanan di beberapa daerah. Kondisi ini mengindikasikan cuaca kering masih berlangsung dan berpotensi memicu kebakaran apabila tidak diantisipasi dengan baik.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 22–28 Januari 2026
Sementara itu, pada Rabu, 28 Januari 2026, peta potensi karhutla memperlihatkan penurunan tingkat kerawanan di sejumlah wilayah dengan munculnya zona biru dan hijau. Meski demikian, beberapa wilayah masih berada dalam kategori mudah hingga sangat mudah terjadi karhutla, sehingga kewaspadaan tetap diperlukan.
Admin BMKG Kalimantan Barat melalui unggahan Insta Story mengingatkan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan agar tetap siaga menghadapi kondisi cuaca tersebut.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 21–23 Januari 2026
“Sampai seminggu ke depan masih berpotensi tinggi terjadi karhutla di sebagian besar wilayah Kalbar,” tulisnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, serta meminta pemerintah daerah, BPBD, dan aparat terkait meningkatkan patroli, pengawasan titik panas, serta kesiapsiagaan penanganan karhutla demi mencegah dampak yang lebih luas terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.