“Kegiatan hari ini kami diundang oleh manajemen Mal Gaia untuk memberikan hiburan kepada pengunjung dan masyarakat, sekaligus memberikan edukasi tentang hewan-hewan eksotik,” ungkapnya.
BACA JUGA:Pemkot Pontianak Juara Eksibisi Tenis Meja HUT ke-79 BPK se-Kalimantan Barat
Zulfani menuturkan, Independent Exotic Pets secara rutin melakukan berbagai kegiatan edukatif. Setiap Minggu pagi, komunitas ini hadir di kawasan Car Free Day di depan Ayani Mega Mall. Selain itu, mereka juga kerap memenuhi undangan dari sekolah-sekolah, mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah dasar.
“Harapan kami, anak-anak bisa lebih mencintai dan menyayangi hewan. Saat ini banyak anak yang lebih fokus pada gawai, sehingga kurang berinteraksi dan kurang mendapatkan edukasi tentang hewan. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menumbuhkan kepedulian terhadap hewan sejak dini,” katanya.
Ia menegaskan, anak-anak perlu dikenalkan bahwa hewan bukan untuk ditakuti atau disakiti, melainkan harus disayangi. Adapun koleksi satwa yang dimiliki komunitas Independent Exotic Pets cukup beragam, mulai dari berbagai jenis ular seperti ular sawah atau retic, ball python, boa, corn snake, dan mule snake, hingga musang, sugar glider, serta jenis kadal seperti iguana, savannah monitor, dan bearded dragon.
“Hewan-hewan ini merupakan milik anggota komunitas. Ada anggota yang memelihara lebih dari satu jenis, lalu saat kegiatan kami kumpulkan sehingga koleksinya menjadi lebih banyak,” jelasnya.
BACA JUGA:Imlek dan Cap Go Meh 2026 Bertepatan Ramadhan, Singkawang Perkuat Citra Kota Toleran
Ke depan, Zulfani berharap komunitas Independent Exotic Pets dapat terus berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat agar lebih menyayangi dan melestarikan hewan.
“Pada dasarnya, hewan juga merupakan ciptaan Tuhan yang hidup berdampingan dengan manusia,” pungkasnya.