Global Creative Services

BINUS Online (BION) Menjadi Studi Kasus dalam Buku Kotler Indonesia

BINUS Online (BION) Menjadi Studi Kasus dalam Buku Kotler Indonesia

--

Dua studi kasus pemasaran dari Indonesia, BINUS Online (BION) dan Transpulmin dari Menarini Indonesia, menjadi bagian dari Indonesian Case Studies dalam buku ajar Kotler Essentials of Marketing, Indonesia Edition. Kedua kasus tersebut dibahas dalam Forum Diskusi Studi Kasus bertajuk “Learning from Indonesian Marketing Success Stories” yang diselenggarakan BINUS Online di Kampus BINUS Alam Sutera.

Tangerang, 21 Agustus 2026 – Dua studi kasus pemasaran dari Indonesia, BINUS Online (BION) dan Transpulmin dari Menarini Indonesia, menjadi bagian dari Indonesian Case Studies dalam buku ajar Kotler Essentials of Marketing, Indonesia Edition. Kedua kasus tersebut dibahas dalam Forum Diskusi Studi Kasus bertajuk “Learning from Indonesian Marketing Success Stories” yang diselenggarakan BINUS Online di Kampus BINUS Alam Sutera.

Forum ini tidak hanya menghadirkan cerita mengenai keberhasilan dua brand, tetapi juga membuka ruang pembelajaran mengenai bagaimana teori dan konsep pemasaran diterapkan dalam konteks bisnis Indonesia. Melalui studi kasus nyata, akademisi, praktisi, mahasiswa, alumni, dan profesional diajak melihat proses di balik sebuah keputusan pemasaran: mulai dari membaca perubahan konsumen, menentukan strategi, menghadapi tantangan implementasi, hingga menjaga relevansi brand di tengah perubahan pasar.

Buku Kotler Essentials of Marketing, Indonesia Edition menghadirkan berbagai kasus organisasi dan brand Indonesia untuk membantu pembaca memahami konsep pemasaran melalui konteks yang lebih dekat dengan realitas pasar Indonesia. Kehadiran kasus-kasus lokal menjadi penting karena praktik pemasaran tidak berlangsung dalam ruang yang seragam; karakter konsumen, kompetisi, perkembangan industri, serta konteks sosial dan budaya turut memengaruhi bagaimana strategi pemasaran dirancang dan dijalankan.

Prof. Amalia E. Maulana, Ph.D., Professor of Marketing BINUS University, yang merupakan salah satu penulis studi kasus dalam buku Kotler Essentials of Marketing, Indonesia Edition, bertindak sebagai moderator dalam forum tersebut.

Belajar dari Dua Perjalanan Transformasi Brand

Sesi pertama menghadirkan Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo, M.M., Vice President BINUS Higher Education dan Director BINUS Online, yang membahas studi kasus “Higher Education Without Borders: BINUS Online (BION), Rising with Degrees in Motion.”

Kasus BION mengangkat perjalanan transformasi BINUS Online dalam merespons perubahan dunia pendidikan tinggi, perkembangan teknologi, serta perubahan kebutuhan dan perilaku pembelajar. Pembahasan menunjukkan bahwa transformasi tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi dalam proses pendidikan, tetapi juga bagaimana institusi memahami perubahan kebutuhan konsumennya dan menerjemahkannya ke dalam inovasi layanan, strategi brand, serta pengalaman belajar yang relevan.

Perjalanan tersebut memberikan pembelajaran mengenai bagaimana sebuah organisasi dapat terus membangun relevansi di tengah perubahan lingkungan yang cepat, sekaligus mempertahankan kualitas dan kepercayaan sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.

Sesi kedua menghadirkan Lydia Tjahaja, Consumer Health Director Menarini Indonesia, yang membahas studi kasus “From Legacy to Relevance: How a Consumer-Centric Strategy Transformed Transpulmin for Gen Z Moms.”

Kasus Transpulmin memperlihatkan tantangan yang berbeda: bagaimana sebuah legacy brand dapat tetap relevan ketika generasi konsumennya berubah. Dengan semakin besarnya peran Gen Z sebagai ibu muda, brand perlu memahami kembali kebutuhan, perilaku pencarian informasi, pertimbangan dalam memilih produk, serta cara konsumen membangun kepercayaan terhadap produk kesehatan bayi.

Studi kasus ini menunjukkan pentingnya pendekatan consumer-centric, yang kemudian diterjemahkan ke dalam strategi branding, edukasi pasar, dan komunikasi pemasaran yang konsisten. Transformasi tersebut memberikan pembelajaran bahwa mempertahankan kekuatan sebuah legacy brand tidak berarti mempertahankan seluruh cara lama, melainkan menemukan kembali relevansinya bagi generasi konsumen yang baru.

Dari Marketing Theory menuju Indonesian Marketing Practice

Salah satu tujuan utama forum ini adalah memperkuat hubungan antara marketing theory dan marketing practice.

Melalui format pemaparan kasus, diskusi, dan tanya jawab, peserta tidak hanya diperkenalkan pada strategi akhir yang digunakan oleh masing-masing organisasi. Peserta juga diajak memahami proses berpikir di balik strategi tersebut: apa persoalan yang dihadapi, bagaimana perubahan konsumen dibaca, pilihan apa yang tersedia, mengapa keputusan tertentu diambil, serta pembelajaran apa yang muncul setelah strategi tersebut dijalankan.

Sumber: