Global Creative Services

Awan Mulai Tumbuh, OMC Berpeluang Bantu Tangani Karhutla Kalbar

Awan Mulai Tumbuh, OMC Berpeluang Bantu Tangani Karhutla Kalbar

Suasana hujan di Kota Pontianak.-Dok. Istimewa-

PONTIANAKINFO.COM, PONTIANAK — Peluang pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali terbuka di Kalimantan Barat seiring potensi pertumbuhan awan yang cukup baik. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Kalbar.

Plt Kepala BPBD Kalbar Ridwan mengatakan pertumbuhan awan menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam menentukan pelaksanaan OMC.

“Melihat dari pertumbuhan awan, yang paling bagus yang berada di kabupaten mana, di situlah yang akan kita lakukan operasi OMC pada hari ini,” jelas Ridwan, Jumat, 25 September 2026.

BACA JUGA:Pemprov Kalbar Salurkan Air Bersih ke Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

Peluang OMC tersebut datang bersamaan dengan prediksi hujan yang berpotensi mengguyur hampir seluruh wilayah Kalbar. 


Prediksi cuaca BMKG kalbar, Jumat, 25 September 2026.-Dok. BMKG Kalbar-

Berdasarkan prediksi BMKG, hampir seluruh kabupaten/kota di Kalbar berpeluang mendapatkan hujan ringan hingga sedang pada Jumat. Kondisi serupa diperkirakan terjadi pada Sabtu.

Di sisi lain, kondisi karhutla secara umum mulai menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data titik panas Kamis, 24 September 2025, tersisa 29 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi.

BACA JUGA:Pemprov Kalbar Salurkan Air Bersih ke Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

Sebanyak 22 titik berada di Ketapang, empat di Sekadau, serta masing-masing satu titik di Melawi, Sintang dan Sanggau.

“Untuk kabupaten/kota lainnya yang tidak kami sebutkan tadi dalam kondisi yang aman dan tidak memiliki titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi,” kata Ridwan.

Data Sipongi juga menunjukkan penurunan titik panas. Dari tiga satelit, Aqua mendeteksi 10 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi, SNPP 14 titik dan NOAA dua titik.

BACA JUGA:Pemprov Kalbar Salurkan Air Bersih ke Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

Sementara itu, jarak pandang di Pontianak dan Kubu Raya berada pada kisaran 1-5 kilometer. Namun, jarak pandang di Sintang dan Ketapang masih di bawah satu kilometer, sedangkan Melawi sekitar 300 meter.


OMC yang dijalankan oleh BPBD Kalbar.-Dok. Istimewa-

Meski kondisi mulai membaik, operasi di lapangan tetap berjalan. Dua helikopter dikerahkan untuk melakukan patroli dengan fokus Ketapang, Kayong Utara, Kubu Raya dan sejumlah wilayah lainnya.

Waterbombing juga masih diarahkan ke Ketapang dan Kayong Utara. Sementara tim darat bersama BPBD kabupaten/kota, Manggala Agni, DLHK, TNI dan Polri terus melakukan patroli, pemadaman serta pendinginan.

Ridwan berharap peluang hujan yang muncul dalam dua hari ke depan dapat membantu mempercepat penanganan karhutla di Kalbar.

Sumber: