Dari Idol ke First Face: Momen Fashion Dylan Baru Saja Dimulai
--
Tiga desainer. Tiga opening walk. Dan satu idol muda yang perlahan mulai menjadi wajah yang familiar di barisan depan runway fashion Vietnam.
Di Vietnam Wedding Week 2026, Dylan dari UPRIZE tampil sebagai first face dalam presentasi FALVAON by Luu Viet Anh, VÀNG ẢNH VÀNG ANH. Momen tersebut memang singkat, tetapi bukan sesuatu yang berdiri sendiri. Sebelum Luu Viet Anh, Dylan telah lebih dulu membuka show untuk Chung Thanh Phong dan Tran Hung. Tiga momen sebagai first face kemudian, pola tersebut mulai sulit untuk diabaikan.
Bagi seorang performer yang selama ini dikenal melalui panggung, musik, dan dunia entertainment sebagai idol, runway membuka jenis sorotan yang berbeda. Tidak ada mikrofon. Tidak ada koreografi untuk menjadi tempat bersembunyi. Hanya musik, cahaya, dan beberapa detik pertama ketika semua orang di ruangan memutuskan untuk melihat.
Di Vietnam Wedding Week 2026, Dylan melakukan lebih dari sekadar hadir sebagai seorang selebritas. Ia menjadi gambaran pertama yang membawa audiens memasuki salah satu koleksi paling sarat cerita dalam acara tersebut.
TIGA DESAINER. TIGA FIRST FACE. SATU KISAH RUNWAY YANG MULAI MENANJAK
Chung Thanh Phong. Tran Hung. Luu Viet Anh.
Ketiga nama tersebut berasal dari berbagai sudut dunia fashion Vietnam, tetapi memiliki satu kesamaan dalam beberapa waktu terakhir: Dylan dipilih untuk berjalan sebagai first face.
Hal ini penting karena first face bukan sekadar orang yang kebetulan keluar dari backstage lebih dulu. Opening walk menentukan atmosfer sebuah show. Ia memberikan petunjuk pertama kepada audiens tentang mood, attitude, dan dunia yang akan mereka masuki.
Bagi seorang idol yang mulai melangkah ke dunia fashion, posisi seperti ini menyampaikan lebih banyak daripada sekadar kehadiran sebagai tamu. Popularitas mungkin membuat orang membicarakannya, tetapi menjadi first face menuntut sesuatu yang lain: presence.
Dan Dylan tampaknya mulai membangun reputasi tepat di area tersebut.
KETIKA SANG IDOL MELETAKKAN MIKROFON
Di atas panggung, Dylan sudah memahami bagaimana cara tampil. Sebagai anggota UPRIZE, ia berada di dunia yang dibangun dari musik, gerakan, kesadaran terhadap kamera, dan koneksi dengan audiens. Seorang idol belajar bagaimana mempertahankan perhatian bahkan ketika banyak hal terjadi di sekelilingnya.
Runway justru menghilangkan sebagian besar elemen tersebut.
Tidak ada chorus yang membantu membawa momen. Tidak ada dance break. Tidak ada kesempatan untuk menjelaskan siapa dirinya. Sebuah walk harus berbicara dengan sendirinya.
Kecepatan langkah, postur, ekspresi, dan cara seorang performer memasuki cahaya menjadi keseluruhan pesan.
Mungkin itu sebabnya perpindahan dari panggung idol ke runway fashion terasa tidak sesulit yang dibayangkan. Kedua dunia sama-sama menuntut kemampuan untuk mengendalikan presence. Hanya saja, keduanya berbicara dalam bahasa yang berbeda.
Sumber: vritimes.com


