Pesan artikel

Perayaan Kemerdekaan India ke-80 Perkuat Hubungan Bilateral

Perayaan Kemerdekaan India ke-80 Perkuat Hubungan Bilateral

--

Kedutaan Besar India di Jakarta memperingati Hari Kemerdekaan India ke-80 dengan upacara pengibaran Bendera Tiga Warna India, pidato yang menyoroti perjalanan pembangunan India, serta pertunjukan budaya oleh para pelajar dari sejumlah sekolah di Jakarta. Perayaan berlangsung di kompleks baru Kedutaan Besar India di Jalan Denpasar Raya, Kuningan, Jakarta, Sabtu (15/8/2026).

Perayaan tersebut dihadiri perwakilan Kedutaan Besar India, komunitas India, tamu Indonesia, serta para sahabat India di Indonesia. Peringatan tahun ini juga berlangsung di tengah semakin menguatnya hubungan India dan Indonesia.

Rangkaian acara diawali dengan pengibaran Tricolour India di kompleks baru Kedutaan, dilanjutkan dengan prosesi peringatan Hari Kemerdekaan. Acara kemudian berlanjut dengan pembacaan kutipan pidato Presiden India Droupadi Murmu kepada bangsa India pada malam menjelang Hari Kemerdekaan ke-80.

Presiden Murmu Tekankan Visi Viksit Bharat

Deputy Chief of Mission Kedutaan Besar India di Jakarta, Bijay Selvaraj, membacakan sejumlah bagian dari pidato Presiden Murmu setelah menyampaikan bahwa Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty sedang dalam kondisi kurang sehat dan kemudian akan menyampaikan sambutannya.

Dalam pesan Hari Kemerdekaannya, Presiden India Droupadi Murmu menyoroti kontribusi masyarakat dari berbagai sektor dalam pembangunan bangsa, mulai dari pelajar dan guru, ilmuwan dan insinyur, tenaga kesehatan, petani, pekerja, seniman, pengusaha, aparatur publik hingga anggota angkatan bersenjata.

“Makna sejati dari kebebasan terletak pada memastikan bahwa seluruh warga negara dapat memanfaatkan kesempatan untuk mewujudkan aspirasi mereka dan bekerja menuju tujuan menjadikan India sebagai negara terdepan di dunia,” ujar Presiden Murmu dalam pidatonya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada diaspora India serta para pejabat yang bertugas di perwakilan diplomatik India di berbagai negara karena turut meningkatkan prestise India di panggung global.

Presiden Murmu mengatakan India terus bergerak menuju pembangunan Viksit Bharat, atau India yang maju, pada saat negara tersebut mencapai usia 100 tahun kemerdekaan pada 2047.

“Kita bergerak maju menuju pembangunan Viksit Bharat pada tahun keseratus kemerdekaan kita pada 2047,” katanya. Ia menambahkan bahwa pembangunan harus memastikan “buah-buah pembangunan dapat dirasakan oleh setiap individu.”

Presiden Murmu juga menekankan pentingnya partisipasi publik, kesetaraan status dan kesempatan, serta martabat individu sebagai fondasi demokrasi konstitusional India. Menurutnya, masyarakat dari latar belakang biasa kini mampu memberikan kontribusi luar biasa di berbagai bidang.

Pembangunan, Infrastruktur Digital, dan Generasi Muda

Pidato Presiden Murmu menyoroti pembangunan India yang cepat dan inklusif dalam lebih dari satu dekade terakhir, termasuk perkembangan infrastruktur digital dan meluasnya penggunaan pembayaran digital.

“India telah mengembangkan infrastruktur digital terbesar dan terbaik di dunia,” kata Presiden Murmu, seraya menyebut bahwa pembayaran digital kini telah menjadi hal umum bahkan di toko-toko kecil di pedesaan dan di kalangan pedagang kaki lima. Ia juga menyebut lebih dari separuh transaksi digital real-time dunia berlangsung di India.

Ia juga menyoroti pertumbuhan ekonomi India, pengembangan energi terbarukan, serta peran India di tingkat internasional. Menurutnya, “kepentingan nasional merupakan fondasi kebijakan luar negeri kita”, sementara perdamaian, kerja sama, dialog dan prinsip Vasudhaiva Kutumbakam menjadi sejumlah pilar kebijakan luar negeri India.

Presiden Murmu turut memberikan perhatian khusus terhadap generasi muda India dan meningkatnya partisipasi perempuan di berbagai sektor. Ia menyebut 65 persen populasi India berusia di bawah 35 tahun dan menggambarkan generasi muda sebagai salah satu aset nasional paling berharga.

Sumber: vritimes.com