Pemkot Pontianak Tambah Armada dan 20 Kontainer Sampah Baru
Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak terus memperkuat armada angkutan sampah dengan menambah kendaraan serta revitalisasi kontainer yang sudah tidak layak-Prokopim Pontianak-dokumen istimewa
PONTIANAKINFO.COM, PONTIANAK - Pemerintah Kota PONTIANAK terus memperkuat sarana pengangkutan sampah dengan menambah armada baru dan merehabilitasi kontainer sampah. Tahun ini, Pemkot PONTIANAK mengadakan dua dump truk pengangkut sampah dan 20 kontainer sampah baru, serta merehabilitasi enam kontainer.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, penanganan sampah menjadi salah satu tanggung jawab utama pemerintah kota dalam menjaga Pontianak tetap bersih dan tertata. Komitmen tersebut terlihat dari capaian Kota Pontianak yang telah memperoleh sertifikat Adipura. Meski demikian, ia mengakui masih ada beberapa titik yang membutuhkan penanganan lebih optimal, terutama kawasan pasar.
BACA JUGA:Pemkot Pontianak Tambah Armada dan 20 Kontainer Sampah Baru
“Masalah sampah ini menjadi konsen kami. Kami berusaha untuk menjaga Kota Pontianak bersih, dan itu sudah dilakukan,” ujarnya pada Kamis, 23 Juli 2026.
Menanggapi beredarnya foto kontainer sampah yang rusak. Ia menjelaskan, kemungkinan besar gambar diambil ketika kontainer tersebut dalam perjalanan ke bengkel Dinas Lingkungan Hidup yang terletak di Jalan Kebangkitan Nasional. Konteiner sengaja dibawa untuk diperbaiki.
BACA JUGA:Hari Anak Nasional, Wako Edi Dorong CSR Bantu Anak Penyintas Kanker di Pontianak
“Yang kemarin sempat terfoto itu adalah kontainer yang rusak, yang sedang dibawa menuju ke bengkel LH untuk diperbaiki,” ujarnya.
Ia menerangkan, kontainer sampah memiliki risiko kerusakan yang cukup tinggi karena setiap hari digunakan mengangkut sampah dengan kadar asam yang tinggi. Kondisi tersebut membuat kontainer lebih cepat mengalami korosi atau karat.
BACA JUGA:Final Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Pontianak Rayakan Kemenangan Spanyol
“Kontainer ini membawa sampah yang kadar asamnya tinggi. Jadi tingkat korosifnya cepat, bahkan lebih daridua tahun saja sudah bisa berkarat dan memerlukan perbaikan supaya tidak keropos,” katanya.
Meski setiap hari kontainer disemprot dan dicuci menggunakan air tawar setelah mengangkut sampah, sisa-sisa sampah tetap dapat mempercepat proses karat. Karena itu, perbaikan rutin menjadi hal yang harus terus dilakukan.
BACA JUGA:Indosat Resmi Hadirkan Layanan 5G di Pontianak, Rasakan Internet Lebih Cepat
Saat ini, Pemkot Pontianak memiliki sekitar 109 unit kontainer sampah. Jumlah tersebut akan terus ditambah dan diperbaiki secara bertahap agar pelayanan persampahan semakin baik.
“Kita ada 109 kontainer dan akan terus tambah. Saya berkomitmen menjadikan kontainer bersih, jadi tidak ada alasan rusak,” tegasnya.
Sumber: prokopim pontianak


