Pesan artikel

Menabung Harian vs Menabung Bulanan, Mana Lebih Efektif

Menabung Harian vs Menabung Bulanan, Mana Lebih Efektif

--

Pernah nggak merasa semangat menabung di awal bulan, tapi begitu tanggal tua datang, uang yang tadinya ingin disimpan malah ikut terpakai?

Hal seperti ini cukup sering terjadi. Bukan karena niat menabung kurang kuat, tetapi karena cara menyisihkan uang belum sesuai dengan kebiasaan masing-masing. Ada yang lebih nyaman menabung harian, sementara yang lain memilih langsung menabung setelah gajian setiap bulan.

Menabung Harian vs Menabung Bulanan

Sebenarnya tidak ada cara yang paling benar. Pilihan terbaik bergantung pada pola pemasukan, pengeluaran, dan kebiasaan mengelola uang.

Kalau kamu sering merasa uang cepat habis sebelum akhir bulan, menabung sedikit demi sedikit setiap hari bisa menjadi pilihan yang lebih mudah dilakukan. Sebaliknya, jika memiliki penghasilan tetap setiap bulan, langsung menyisihkan sebagian gaji setelah diterima juga dapat membantu menjaga disiplin menabung.

Kelebihan Menabung Harian

Banyak orang mulai mencoba menabung harian karena nominalnya terasa lebih ringan.

Misalnya, menyisihkan Rp20.000 setiap hari mungkin terasa lebih mudah dibanding langsung menabung Rp600.000 di awal bulan.

- Selain itu, ada beberapa keuntungan lain

- Tidak terasa membebani pengeluaran

- Membantu mengurangi kebiasaan belanja impulsif

- Lebih mudah membangun kebiasaan menabung

- Cocok untuk pelajar, mahasiswa, freelancer, maupun pekerja dengan penghasilan yang tidak selalu sama setiap bulan

Kalau dilakukan secara rutin, nominal kecil yang disisihkan setiap hari tetap bisa berkembang menjadi tabungan yang cukup berarti.

Kapan Menabung Bulanan Lebih Cocok?

- Menabung bulanan biasanya dipilih oleh orang yang memiliki penghasilan tetap.

- Begitu gaji masuk, sebagian dana langsung dipisahkan sebelum digunakan untuk kebutuhan lainnya.

Sumber: vritimes.com