Zumba Massal Tandai Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pontianak
3. Foto bersama pencanangan Sensus Ekonomi 2026-Prokopim Pontianak-dokumen istimewa
PONTIANAKINFO.COM, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kota Pontianak untuk memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Sensus ini merupakan kegiatan nasional yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik setiap 10 tahun. Menurutnya, sensus ini sangat penting untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Sensus Ekonomi 2026 ini banyak manfaatnya untuk kita mendapatkan data yang paling akurat, untuk mendukung pembangunan," ujarnya saat zumba massal dalam agenda Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di kawasan Car Free Day Ayani Megamall pada Minggu, 21 Juni 2026.
BACA JUGA:Zumba Massal Tandai Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pontianak
Sebagai kota perdagangan dan jasa, lanjut Edi, Kota Pontianak membutuhkan data ekonomi yang tepat untuk merumuskan kebijakan pembangunan. Data tersebut akan menjadi dasar dalam pengembangan UMKM, peningkatan investasi, penciptaan lapangan pekerjaan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Bagi Kota Pontianak yang dikenal sebagai kota perdagangan dan jasa, data ekonomi yang akurat sangat diperlukan untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran,” katanya.
BACA JUGA:Tahu dari YouTube, Steven Jadi Konsumen Pertama Jetour T1 di Pontianak
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Pontianak memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Edi juga menginformasikan bahwa petugas sensus akan turun langsung ke masyarakat secara door-to-door mulai Juni hingga Agustus 2026. Petugas sensus, akan menggunakan rompi resmi BPS serta tanda pengenal atau ID card sebagai identitas. Karena itu, ia meminta masyarakat menerima petugas dengan baik dan tidak ragu memberikan informasi yang diperlukan.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menerima petugas dengan baik serta memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur,” ucapnya.
BACA JUGA:Aliansi Masyarakat Kalbar Gelar Aksi Dukung Program MBG di Bundaran Digulis Pontianak
Edi juga menekankan bahwa seluruh data yang diberikan masyarakat akan dijaga kerahasiaannya. Data tersebut tidak digunakan untuk kepentingan lain, melainkan semata-mata untuk kepentingan statistik dan penyusunan kebijakan pembangunan.
“Perlu saya tegaskan bahwa seluruh data yang diberikan akan dijaga kerahasiaannya. Jadi masyarakat tidak perlu takut. Data ini hanya untuk kepentingan statistik,” jelasnya.
BACA JUGA:IHH Healthcare Malaysia Hadirkan Kios Informasi Layanan Kesehatan di Pontianak
Sumber: prokopim pontianak


