Pesan artikel

Dolar Menguat, Perlukah Memikirkan Ulang Rencana Traveling ke Luar Negeri?

Dolar Menguat, Perlukah Memikirkan Ulang Rencana Traveling ke Luar Negeri?

--

Kenaikan nilai tukar dolar AS sering menjadi perhatian masyarakat yang memiliki rencana bepergian ke luar negeri. Sebab, perubahan kurs dapat memengaruhi berbagai kebutuhan perjalanan, mulai dari tiket pesawat, akomodasi, transportasi lokal, hingga biaya makan selama berada di destinasi tujuan.

Namun, apakah menguatnya dolar berarti rencana traveling ke luar negeri harus dibatalkan?

Kenaikan Dolar Memang Bisa Meningkatkan Biaya Liburan

Ketika nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS, biaya perjalanan ke negara yang menggunakan dolar atau memiliki mata uang yang bergerak searah dengan dolar cenderung menjadi lebih mahal.

Beberapa pengeluaran yang biasanya terdampak antara lain:

- Tiket pesawat internasional

- Hotel dan akomodasi

- Transportasi lokal

- Biaya makan dan hiburan

- Tiket atraksi wisata

- Belanja oleh-oleh

Perbedaan kurs yang terlihat kecil dapat memberikan dampak yang cukup signifikan jika dikalikan dengan total kebutuhan selama perjalanan.

Sebagai contoh, selisih beberapa ratus rupiah per dolar dapat membuat total biaya perjalanan meningkat ketika kebutuhan transaksi mencapai ratusan atau bahkan ribuan dolar selama liburan.

Tidak Semua Destinasi Terdampak dengan Besaran yang Sama

Penting untuk dipahami bahwa dampak kenaikan dolar tidak selalu sama untuk setiap negara tujuan.

Beberapa destinasi di Asia Tenggara seperti Thailand, Vietnam, atau Malaysia memiliki struktur biaya yang relatif berbeda dibanding negara-negara dengan biaya hidup tinggi seperti Amerika Serikat, Inggris, atau Swiss.

Sumber: vritimes.com