HUT PMI Pontianak, Wako Edi dan Kapolresta Kompak Warning Penipuan Donor Darah
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan sambutan pada HUT ke-54 PMI Kota Pontianak-Prokopim Pontianak-dokumen istimewa
PONTIANAKINFO.COM, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak masyarakat untuk semakin aktif mendonorkan darah secara rutin. Pasalnya, rata-rata pendonor yang datang setiap hari berkisar 75 hingga 100 kantong. Sementara kebutuhan darah di Kota Pontianak mencapai sekitar 125 hingga 140 kantong per hari. Karena itu, dukungan pendonor aktif sangat diperlukan agar kebutuhan darah masyarakat dapat terpenuhi.
“Kekurangannya biasanya kita cari dari pendonor-pendonor yang sudah terdata. Oleh karena itu saya mengajak semua untuk menjadi pejuang kemanusiaan lewat donor darah,” katanya saat donor darah dalam HUT ke 54 PMI Kota Pontianak pada Minggu, 24 Mei 2026.
Selain mengajak warga berdonor, Edi juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap berbagai bentuk penipuan yang mengatasnamakan donor darah, PMI, maupun kebutuhan darah pasien. Ia meminta warga memastikan setiap informasi kebutuhan darah melalui kanal resmi PMI, rumah sakit, atau keluarga pasien yang jelas.
BACA JUGA:HUT PMI Pontianak, Wako Edi dan Kapolresta Kompak Warning Penipuan Donor Darah
“Kalau ada informasi kebutuhan darah, pastikan dulu sumbernya. Jangan mudah percaya jika ada pihak yang meminta uang atau memanfaatkan situasi atas nama donor darah,” tegasnya.
Menurutnya, donor darah adalah kegiatan kemanusiaan yang harus dijaga kemurnian dan kepercayaannya. Jangan sampai niat baik masyarakat membantu sesama dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Edi mengatakan, Palang Merah Indonesia (PMI) saat ini menjadi salah satu lembaga kemanusiaan yang sangat dibutuhkan masyarakat, terutama dalam pemenuhan stok darah. Kebutuhan darah di Kota Pontianak, menurutnya, terus ada setiap hari, baik untuk kebutuhan rutin maupun kondisi darurat. Ia berharap kegiatan donor darah seperti ini dapat menjadi momentum untuk memperluas kepedulian masyarakat.
BACA JUGA:PDAM Informasikan Gangguan Pelayanan Air di Pontianak Barat 25 Mei 2026
“Saya harapkan pengurus PMI dan kepala UDD bisa terus bekerja maksimal, bagaimana kita bisa melayani secara optimal kebutuhan darah, dan bagaimana pelayanan semakin baik serta meningkat,” jelasnya.
Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan donor darah tersebut, termasuk panitia, komunitas pendonor, PMI, dan masyarakat yang hadir. Edi berharap semangat berbagi melalui donor darah terus tumbuh di Kota Pontianak.
“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan selamat untuk PMI. Mudah-mudahan momentum ini memperluas semangat kemanusiaan dan semakin banyak warga Pontianak yang mau mendonorkan darah,” pungkasnya.
BACA JUGA:Dekranasda Pontianak Kenalkan Budaya Pokok Telok di Ladies Program APEKSI se-Kalimantan
Dalam kesempatan itu, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan kebutuhan donor darah. Peringatan ini disampaikannya setelah menerima informasi adanya pihak yang diduga meminta imbalan kepada keluarga pasien atau warga yang sedang membutuhkan pendonor darah. Ia pernah menerima pesan langsung dari salah satu akun yang melaporkan adanya warga membutuhkan pendonor darah, namun kemudian muncul pihak yang mengaku bersedia mendonorkan darah dengan syarat diberi uang atau makanan.
Sumber: prokopim pontianak


