Pesan artikel

Long Weekend Datang, Pengeluaran Tambah Bengkak? Ini Cara Biar Dompet Tetap Terjaga

Long Weekend Datang, Pengeluaran Tambah Bengkak? Ini Cara Biar Dompet Tetap Terjaga

--

Long weekend sering jadi momen yang paling ditunggu. Kalender merah terasa seperti tombol pause setelah rutinitas yang padat. Ada yang langsung booking tiket, hunting promo hotel, sampai bikin agenda kulineran bareng teman atau keluarga. Rasanya wajar kalau pengeluaran ikut naik saat suasana liburan mulai terasa.

Tahun ini juga sama. Memasuki pertengahan tahun, long weekend identik dengan mini healing, staycation singkat, atau sekadar quality time tanpa harus ambil cuti panjang. Masalahnya, pengeluaran kecil yang muncul berulang sering lewat tanpa terasa. Tahu-tahu saldo tinggal sisa buat bertahan sampai tanggal gajian berikutnya.

Padahal, menikmati liburan dan menjaga kondisi keuangan sebenarnya bisa jalan bareng.

Long Weekend Sering Bikin Pengeluaran “Bocor Halus”

Pengeluaran saat liburan biasanya bukan datang dari satu transaksi besar saja. Justru yang paling terasa sering berasal dari hal-hal kecil.

Mulai dari:

- Kopi kekinian selama perjalanan

- Biaya tol dan bensin tambahan

- Impulsive checkout saat lihat promo

- Makan di luar lebih sering

- Langganan hiburan atau aplikasi dadakan

Kalau ditotal, nominalnya bisa jauh lebih besar dari perkiraan awal.

Banyak orang juga cenderung lebih permisif saat long weekend. Kalimat seperti “mumpung libur” atau “sekali-sekali” sering jadi pembenaran yang akhirnya membuat budgeting berantakan. Setelah liburan selesai, yang datang malah rasa khawatir lihat mutasi rekening.

Bikin Budget Liburan Bukan Berarti Pelit

Menentukan budget sebelum long weekend justru bikin liburan terasa lebih tenang. Kamu jadi tahu batas aman pengeluaran tanpa harus terus menghitung sisa saldo setiap saat.

Cara paling sederhana:

Sumber: vritimes.com