Pesan artikel

Pawai Naik Dango 2026 Pontianak Libatkan Lintas Etnis dan Tamu Malaysia

Pawai Naik Dango 2026 Pontianak Libatkan Lintas Etnis dan Tamu Malaysia

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono melepas peserta pawai Naik Dango ke-3 Kota Pontianak di Rumah Betang Jalan Sutoyo-Prokopim Pontianak-dokumen istimewa

PONTIANAKINFO.COM, PONTIANAK - Ratusan orang berpawai dengan kendaraan dan berjalan kaki menyusuri jalanan kota. Mereka berpakaian merah hitam dengan manik dan ornamen Dayak lainnya. Rombongan start dari Rumah Betang Jalan Sutoyo, hingga pusat penyelenggaraan Naik Dango ke-3 Kota Pontianak di Rumah Radakng Jalan Sultan Syarif Abdurrahman pada Senin, 20 April 2026.

Setidaknya 38 kelompok ambil bagian dalam arak-arakan tersebut. Tak hanya warga Dayak, lintas etnis dan tamu dari Malaysia pun ikut meramaikan. Mereka membawa identitas budaya masing-masing dengan alunan yang khas.

BACA JUGA:Pawai Naik Dango 2026 Pontianak Libatkan Lintas Etnis dan Tamu Malaysia

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan Naik Dango merupakan agenda budaya tetap yang terus dijaga keberlangsungannya oleh Pemerintah Kota Pontianak. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya penting sebagai ruang pelestarian tradisi, tetapi juga memberi dampak positif bagi kehidupan ekonomi masyarakat.

“Tujuan kegiatan ini adalah dalam rangka kegiatan budaya yang menjadi agenda tetap Kota Pontianak. Mudah-mudahan ini berjalan lancar dan bisa berdampak positif untuk pembangunan, terutama UMKM dan ekonomi masyarakat Kota Pontianak,” ujarnya usai melepas karnaval.

BACA JUGA:Program Bedah Rumah Pontianak 2026, 217 Rumah dan 135 WC Diperbaiki

Kehadiran tamu dari Sarawak memberi nuansa tersendiri pada pelaksanaan tahun ini. Jika secara umum format kegiatan masih serupa dengan tahun-tahun sebelumnya, kehadiran peserta lintas negara menjadi penanda bahwa Naik Dango kian terbuka sebagai ruang perjumpaan budaya. Bagi Pontianak, itu bukan hanya soal kemeriahan, tetapi juga tentang memperluas jangkauan budaya lokal ke panggung yang lebih luas.

Bagi Pemerintah Kota Pontianak, dukungan terhadap kegiatan budaya seperti Naik Dango bukan sekadar formalitas seremonial. Pemerintah hadir untuk memfasilitasi, memberi dukungan, dan memastikan kegiatan berjalan baik. 

BACA JUGA:Pramuka Pontianak Perkuat Pembinaan Generasi Muda Berkualitas

“Kita memfasilitasi, memberikan juga bantuan supaya ini berjalan lancar,” ujar Edi.

Naik Dango sendiri telah lama dimaknai sebagai perayaan syukur dan penghormatan terhadap tradisi. Ketika dibawa ke ruang kota seperti Pontianak, ia menjadi lebih dari sekadar warisan budaya satu komunitas. Ia menjadi milik bersama, menjadi panggung yang mempertemukan identitas lokal, kebanggaan daerah, dan potensi ekonomi kreatif yang tumbuh dari kebudayaan.

BACA JUGA:Viral Keluhan Pasien IGD Menunggu Lama, Manajemen RSUD SSMA Pontianak Buka Suara

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak, Yohanes Nenes, mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Barat, khususnya warga Kota Pontianak, untuk menghadiri Naik Dango III yang akan digelar di Rumah Radakng Pontianak 21-25 April 2026. Pengunjung akan disuguhkan berbagai stand kuliner, stand asongan, pameran, hingga pertunjukan seni dari artis-artis Dayak yang akan memeriahkan panggung utama.

Sumber: prokopim pontianak