Pesan artikel

Kunjungi Kubu Raya, Menko Polkam Terima Keluhan Pengelola KDMP Jeruju Besar

Kunjungi Kubu Raya, Menko Polkam Terima Keluhan Pengelola KDMP Jeruju Besar

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Djamari Chaniago saat meninjau langsung progres perkembangan Koperasi Desa Merah Putih Jeruju Besar-prokopim_kuburaya-Facebook

PONTIANAKINFO.COM, KUBU RAYA - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI Djamari Chaniago meninjau langsung progres perkembangan Koperasi Desa Merah Putih Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap pada Kamis, 16 April 2026. Didampingi Gubernur Ria Norsan dan Wakil Bupati KUBU RAYA Sukiryanto, Menko Polkam juga merespons keluhan pengelola koperasi terkait tingginya harga sejumlah barang.

Menteri Djamari Chaniago melalui Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenko Polkam Honi Havana menjelaskan, kunjungan ke Desa Jeruju Besar terkait operasional Koperasi Desa Merah Putih. Di mana Kementerian hendak memastikan program-program yang menjadi prioritas pemerintah bisa berjalan dengan baik di daerah.

BACA JUGA:Kunjungi Kubu Raya, Menko Polkam Terima Keluhan Pengelola KDMP Jeruju Besar

“Beliau meninjau ini untuk melihat situasinya, kondisinya, mungkin ada kesulitan-kesulitan yang nantinya bisa dikoordinasikan dengan tugas beliau sebagai Menko Polkam. Sehingga nanti pelaksanaan program pemerintah ini bisa berjalan dengan baik dan lancar,” terang Honi.

Honi mengungkapkan sejumlah keluhan yang disampaikan kepala desa. Di antaranya terkait permodalan yang belum turun dan tingginya harga pupuk. Kemudian mengenai proses bisnis yang belum lancar dan beberapa keluhan lainnya.

BACA JUGA:Bupati Kubu Raya Dorong Guru Jadi Teladan, Tekankan Filosofi Ki Hadjar Dewantara

“Tapi ada juga yang sudah bagus seperti pengolahan sampah,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto mengatakan kedatangan Menko Polkam Djamari Chaniago untuk mendengar dan merespons langsung apa yang menjadi keluhan di dalam pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih Jeruju Besar. Terutama terkait permodalan yang belum terakomodir oleh Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM). Kemudian terkait sejumlah pembiayaan yang belum terealisasi.

BACA JUGA:HUT ke-62, Ini Harapan Bupati Kubu Raya untuk Bank Kalbar

“Dan keluhan kepala desa itu ada yang fantastis, bahwa barang yang diambil seperti Pupuk Indonesia itu lebih mahal dari belinya di Sungai Rengas. Tadi sudah kita lihat bersama-sama, ada tumpukan karung yang dari awal beli semenjak bukanya koperasi, tidak laku. Nah, ini perlu ditinjau kembali,” ujar Sukiryanto.

Ia berharap sejumlah persoalan tersebut dapat dibawa oleh Menko Polkam untuk dibahas bersama Kementerian terkait lainnya.

BACA JUGA:HUT ke-62 Bank Kalbar, Bupati Kubu Raya Puji Kepedulian dan Kinerja

“Ini harus paling tidak lebih murah, jadi ada fungsinya. Terus pembiayaan itu lebih gampang. Harapan kita bersama dengan kunjungan Menko Polkam ini mudah-mudahan nanti akan dijelaskan ke menteri terkait lainnya tentang perihal apa yang terjadi, khususnya di Kabupaten Kubu Raya dan Kalimantan Barat pada umumnya,” harap Sukiryanto.

Sumber: prokopim kuburaya