Analisis Taktik Atletico Madrid vs Barcelona: Cara Hansi Flick Manipulasi Ruang lewat Double False Nine
Pertandingan Atletico Madrid vs Barcelona dalam lanjutan La Liga 2025/2026 pada Minggu, 5 April 2026 dini hari WIB-fcbarcelona-Instagram
PONTIANAKINFO.COM - Barcelona menunjukkan mental juara saat mencatatkan comeback dramatis untuk mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 2-1 dalam lanjutan Liga Spanyol 2025/2026. Bertanding di Wanda Metropolitano pada Minggu, 5 April 2026 dini hari WIB, Blaugrana memastikan kemenangan lewat gol telat Robert Lewandowski di menit ke-87.
Hasil ini semakin memperkokoh posisi Barcelona di puncak klasemen dengan 76 poin dari 30 laga, unggul tujuh angka dari Real Madrid yang sebelumnya terpeleset saat menghadapi Real Mallorca. Sementara itu, Atletico Madrid tetap berada di peringkat keempat dengan 57 poin.
Double False Nine ala Hansi Flick
Dalam laga ini, Hansi Flick menghadirkan pendekatan taktik yang cukup unik, yakni menggunakan skema double false nine.
Peran tersebut diisi oleh Dani Olmo dan Fermin Lopez yang beroperasi di area tengah sebagai “false nine ganda”. Keduanya tidak bermain sebagai striker murni, melainkan lebih sering turun ke lini tengah atau bergerak ke half-space untuk memanipulasi struktur pertahanan lawan.
Pergerakan ini bertujuan menarik bek tengah Atletico keluar dari posisinya, sehingga menciptakan ruang kosong di belakang garis pertahanan.
Ruang tersebut kemudian dimanfaatkan oleh pemain cepat seperti Lamine Yamal dan Marcus Rashford melalui diagonal run.
BACA JUGA:Analisis Taktik Timnas Indonesia vs Bulgaria: Dominasi Tanpa Efektivitas
Atletico Madrid Blok Fleksibel 4-4-2 ke 5-3-2
Di sisi lain, tim asuhan Diego Simeone tampil dengan pendekatan khas mereka, yakni pertahanan solid dan disiplin.
Secara dasar, Atletico menggunakan formasi 4-4-2. Namun dalam fase bertahan, struktur ini berubah menjadi 5-3-2 atau bahkan 5-4-1 ketika tekanan meningkat.
Sumber: tommy desky


