Perkuat Sinergi ASN, Pemkab Kubu Raya Gelar Apel Pagi dan Halal Bihalal
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam kegiatan apel pagi serta halal bihalal-prokopim_kuburaya-Facebook
PONTIANAKINFO.COM, KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten KUBU RAYA melaksanakan kegiatan apel pagi yang dirangkaikan dengan halal bihalal pada Senin, 30 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab KUBU RAYA sebagai bentuk mempererat silaturahmi usai perayaan Idul Fitri.
Dalam kegiatan Apel pagi tersebut merupakan momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, disiplin, serta meningkatkan semangat kerja para ASN dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, halal bihalal yang digelar setelah apel menjadi wadah saling memaafkan antar pegawai, sekaligus mempererat hubungan kerja di lingkungan pemerintahan.
BACA JUGA:Perkuat Sinergi ASN, Pemkab Kubu Raya Gelar Apel Pagi dan Halal Bihalal
Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto menyampaikan pentingnya menjaga sinergi dan kebersamaan antarpegawai, tanpa adanya sekat jabatan maupun posisi.
"Alhamdulillah kita pagi hari ini sudah melaksanakan kegiatan apel, halal bihalal, tak lain dan tak bukan seperti apa yang sampaikan Pak Bupati (Sujiwo) tadi memang kita dengan ASN, antar pimpinan dengan staff, dengan Kabid, Kasi ini harus sinergi," jelasnya.
BACA JUGA:Wabup Kubu Raya Bentuk Satgas, Kejar PAD Hingga Rp400 Miliar
Ia menegaskan bahwa kerja sama yang solid menjadi kunci dalam memajukan Kabupaten Kubu Raya.
"Dalam artian tidak ada pembatas dalam hal untuk memajukan Kabupaten Kubu Raya," katanya.
BACA JUGA:Open House Wabup Kubu Raya Perkuat Silaturahmi, Tegaskan Soliditas dengan Bupati
Sukiryanto juga mengingatkan bahwa momentum Idul Fitri menjadi saat yang tepat untuk kembali kepada kesucian dan memperbaiki diri dalam menjalankan tugas pemerintahan.
"Dan ini memang kita kembali kepada Fitrah, kepada Fitri itu artinya kita putih bersih," tambahnya.
BACA JUGA:Jelang Lebaran, Jalan Poros Kuala Dua–Sungai Asam Kubu Raya Sudah Mulus
Lebih lanjut, ia berharap semangat kebersamaan dan saling memaafkan tidak hanya berhenti pada momen Idul Fitri, tetapi terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
"Artinya untuk tahun selanjutnya, bulan selanjutnya berarti di satu syawal dan selanjutnya ini kita memang betul-betul menjaga, saling memaafkan," pungkasnya.
Sumber:


