Analisis Taktik Athletic Bilbao vs Barcelona: Build Up dan Rotasi Posisi Pecah Pertahanan Los Leones
Laga Athletic Bilbao vs Barcelona dalam lanjutan La Liga pada Minggu, 8 Maret 2026 dini hari-ericgm3-Instagram
PONTIANAKINFO.COM - Hasil laga Athletic Bilbao vs FC Barcelona pada pekan ke-27 Liga Spanyol 2025/2026 berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan tim tamu. Pertandingan Athletic Bilbao vs Barcelona digelar di Stadion San Mames pada Minggu, 8 Maret 2026 dini hari WIB.
Gol tunggal dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Lamine Yamal pada menit ke-68. Gol cantik pemain muda Barcelona itu menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat.
Kemenangan ini sangat penting bagi Barcelona dalam persaingan papan atas Liga Spanyol. Blaugrana kini kembali unggul empat poin dari Real Madrid dan semakin kokoh di puncak klasemen. Sementara itu, Athletic Bilbao harus menerima kekalahan ke-12 musim ini dan tetap tertahan di posisi ke-9 klasemen sementara.
BACA JUGA:Analisis Taktik Athletic Bilbao vs Barcelona: Build Up dan Rotasi Posisi Pecah Pertahanan Los Leones
Duel Taktik Ketat di San Mames
Sejak awal laga, pertandingan berlangsung dengan tempo cukup tinggi. Kedua tim sama-sama menggunakan formasi dasar 4-2-3-1.
Barcelona mencoba mendominasi penguasaan bola, sementara Athletic Bilbao mengandalkan pressing serta serangan cepat dari sisi sayap. Namun, dalam fase menyerang Barcelona kerap mengubah struktur menjadi tiga pemain di belakang untuk menjaga stabilitas build-up permainan.
Gerard Martin dan Pau Cubarsi menjadi bek tengah, sementara Eric Garcia bergerak situasional untuk membantu area kanan atau tetap sejajar dengan dua bek tengah. Di sisi kiri, Joao Cancelo menjaga lebar permainan, sedangkan pemain sayap kiri kerap bergerak masuk ke half-space untuk mendekati penyerang tengah.
Pendekatan ini membuat Barcelona mampu menjaga sirkulasi bola meski mendapat tekanan dari tuan rumah.
BACA JUGA:Analisis Taktik Barcelona vs Atletico Madrid: Ketika Pedri Berfungsi Sebagai Libero Modern
Kreativitas Lini Tengah Barcelona Kurang Maksimal
Meski menguasai jalannya pertandingan, Barcelona sempat kesulitan menciptakan peluang bersih pada babak pertama.
Permainan lini tengah yang dihuni Marc Casado, Marc Bernal, dan Dani Olmo tidak cukup kreatif dalam membuka ruang pertahanan Athletic Club. Hal tersebut membuat Barcelona lebih sering mengandalkan permainan dari sisi sayap.
Sumber:


