Pesan artikel

Anak Muda Pontianak Gelar Kind Z Connect, Hadirkan Sahur Prasmanan Gratis

Anak Muda Pontianak Gelar Kind Z Connect, Hadirkan Sahur Prasmanan Gratis

Sekelompok anak muda dalam Kegiatan Kind Z Connect-kindzconnect-Instagram

PONTIANAKINFO.COM, PONTIANAK - Sekelompok anak muda di Pontianak yang tergabung dalam berbagai komunitas baru-baru ini menggelar kegiatan bertajuk "Kind Z Connect" pada Minggu, 8 Maret 2026. Acara ini merupakan wadah kolaborasi antar komunitas pemuda yang sebelumnya cenderung bergerak sendiri-sendiri, untuk bersatu dalam aksi sosial yang lebih berdampak.

Salah satu inisiator kegiatan, Putra Pratama, menjelaskan bahwa Kind Z Connect bertujuan untuk menyatukan energi kreatif dan kepedulian sosial anak muda Pontianak.

"Ini adalah gebrakan anak muda Pontianak. Ternyata banyak sekali komunitas di sini, namun biasanya jalan masing-masing. Lewat Kind Z Connect, kita kumpulkan mereka untuk membuat program kebaikan bersama," ujarnya kepada Pontianak Disway.

BACA JUGA:Anak Muda Pontianak Gelar Kind Z Connect, Hadirkan Sahur Prasmanan Gratis

Konsep Sahur Prasmanan: Lebih Tepat Sasaran

Adapun yang unik dari kegiatan kali ini adalah konsep "Sahur on the Road" yang berbeda dari biasanya. Jika umumnya sahur di jalanan identik dengan pembagian nasi kotak atau nasi bungkus, Kind Z Connect menghadirkan konsep Sahur Prasmanan Gratis.

Keputusan ini bukan tanpa alasan. Putra Pratama sendiri mengungkapkan adanya keresahan terkait penyalahgunaan bantuan nasi bungkus yang sering terjadi di lapangan.

"Kami mendapat informasi dari kawan-kawan penggiat sosial bahwa bantuan nasi sahur seringkali ditimbun oleh oknum tertentu, lalu dijual kembali ke pasar dengan harga Rp10.000 per bungkus," ungkapnya.

BACA JUGA:Ribuan Bikers Ikuti Sahur On The Road IMI Kalbar di Pontianak

Dengan konsep prasmanan, warga yang membutuhkan dapat langsung makan di tempat. Hal ini memastikan bantuan benar-benar dinikmati oleh mereka yang lapar dan membutuhkan asupan gizi untuk berpuasa, bukan untuk diperjualbelikan.

"Target kita benar-benar orang yang ingin makan, bukan untuk orang yang mau menjual lagi. Mereka bisa ambil sendiri, makan di tempat, dan menikmati kebersamaan," pungkasnya.

Sumber: