Operasi Pasar Teluk Pakedai, Bupati Kubu Raya Tambah Subsidi Pribadi
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan masyarakat dalam kegiatan operasi pasar-prokopim_kuburaya-Facebook
PONTIANAKINFO.COM, KUBU RAYA - Membantu masyarakat di momen Ramadan dan jelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus menggelar operasi pasar. Di Desa Teluk Pakedai Dua Kecamatan Teluk Pakedai, pemerintah kabupaten menyiapkan 560 tabung gas elpiji bersubsidi dan ratusan paket bahan pokok penting (bapokting).
“Untuk kali ini kita operasi pasar sebanyak 560 tabung gas elpiji tiga kilogram dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 21 ribu. Tadi untuk seratus orang pertama kita diskon Rp11 ribu jadi bayarnya cukup Rp10 ribu,” kata Bupati Kubu Raya Sujiwo usai meninjau pelaksanaan operasi pasar di halaman Masjid Nurul Islam Desa Teluk Pakedai Dua pada Sabtu, 28 Februari 2026.
BACA JUGA:Operasi Pasar Teluk Pakedai, Bupati Kubu Raya Tambah Subsidi Pribadi
Selain gas, subsidi juga diberikan untuk bahan pokok penting. Tiga komoditas yakni beras, minyak goreng, dan gula pasir dengan nilai Rp116 ribu disubsidi Rp21 ribu sehingga warga cukup membayar Rp95 ribu. Namun, Sujiwo memberikan subsidi tambahan sebesar Rp20 ribu dari dana pribadi.
“Begitu juga bapokting, kita diskon untuk seratus orang. Yang awalnya Rp95 ribu per paket, diskon Rp20 ribu jadi tinggal bayar Rp 75 ribu,” jelasnya.
BACA JUGA:Tata Akses Jalan dan Pedagang, Pasar Bahagia Kubu Raya Segera Di-upgrade
Sujiwo berharap kehadiran pemerintah kabupaten melalui operasi pasar dapat membantu masyarakat khususnya di bulan suci Ramadan dan menjelang Idulfitri.
“Mudah-mudahan pertama, bisa menormalisasi harga elpiji bersubsidi termasuk bahan-bahan pokok penting ini. Yang kedua, kita bisa membantu meringankan beban masyarakat,” ucapnya.
BACA JUGA:Bupati Kubu Raya Benahi 9 Kantor Camat, Prioritaskan Pelayanan Publik
Sujiwo menyebut operasi pasar sangat penting. Karena di Kecamatan Teluk Pakedai ada yang menjual elpiji bersubsidi hingga Rp27 ribu sampai Rp30 ribu. Bahkan paling murah umumnya Rp25 ribu.
“Nah, seharusnya pangkalan menjualannya itu tidak boleh lebih dari Rp 21 ribu. Dengan operasi pasar ini salah satunya untuk menormalisasi (harga) sekaligus membantu (masyarakat),” tuturnya.
BACA JUGA:Normalisasi Parit hingga Lampu Hias, Bupati Kubu Raya Benahi Jalan Adisucipto
“Mudah-mudahan kehadiran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui pasar murah atau operasi pasar baik elpiji maupun bahan-bahan pokok penting ini bisa meringankan beban masyarakat,” pungkasnya.
Sumber: prokopim kubu raya


