BMKG Kalbar Rilis Peringatan Potensi Karhutla 5–11 Februari 2026
Rilisan BMKG potensi terjadinya karhutla di Kalimantan Barat seminggu ke depan-bmkg_kalbar-Instagram
PONTIANAKINFO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat merilis peta potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalbar untuk periode Kamis, 5 Februari hingga Rabu, 11 Februari 2026. Berdasarkan analisis BMKG, potensi karhutla menunjukkan dinamika yang cukup signifikan, terutama memasuki paruh akhir periode prakiraan.
Pada Kamis hingga Sabtu, 5–7 Februari 2026, sebagian besar wilayah Kalimantan Barat masih didominasi kategori rendah hingga sedang. Pada peta BMKG terlihat warna biru dan hijau mendominasi hampir seluruh kabupaten/kota, yang menandakan kondisi relatif lebih aman dari potensi karhutla. Kondisi ini dipengaruhi oleh masih adanya kelembapan udara dan peluang hujan di sejumlah wilayah.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Potensi Karhutla 5–11 Februari 2026
Namun, perubahan signifikan mulai terlihat pada Minggu, 8 Februari 2026. Peta menunjukkan peningkatan area dengan kategori tinggi hingga sangat tinggi, terutama di wilayah barat dan selatan Kalbar. Warna kuning hingga merah mulai muncul di sejumlah daerah seperti Sambas, Bengkayang, Mempawah, Kubu Raya, hingga Ketapang bagian barat.
Puncak potensi kemudahan karhutla diprakirakan terjadi pada Senin dan Selasa, 9–10 Februari 2026. Pada periode ini, hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat didominasi warna merah yang menandakan kategori sangat tinggi. Kondisi tersebut mengindikasikan cuaca yang lebih kering, suhu udara relatif tinggi, serta minimnya curah hujan yang dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, khususnya di kawasan lahan gambut.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Potensi Hujan Harian 5–11 Februari 2026
Memasuki Rabu, 11 Februari 2026, potensi karhutla mulai menurun di wilayah timur Kalbar yang kembali masuk kategori rendah hingga sedang. Meski demikian, wilayah barat Kalbar masih menunjukkan potensi tinggi hingga sangat tinggi, sehingga kewaspadaan tetap diperlukan.
Admin BMKG Kalimantan Barat melalui unggahan Insta Story turut mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap kondisi ini.
BACA JUGA:BMKG Kalbar Rilis Peringatan Dini Cuaca 4–6 Februari 2026
“Masih waspada potensi terjadi karhutla, terutama di bagian barat Kalbar,” tulisnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun, terutama di wilayah dengan potensi tinggi dan sangat tinggi. Pemerintah daerah, aparat, serta relawan juga dapat meningkatkan patroli dan kesiapsiagaan dini guna mencegah terjadinya karhutla yang dapat berdampak pada kualitas udara, kesehatan, dan aktivitas masyarakat.
Sumber:


