Potensi Wisata Kota Pontianak di Mata Wisatawan Nusantara
Para wisatawan asal Jerman tengah mencoba mendirikan telur di kawasan Tugu Khatulistiwa saat Kulminasi Matahari-Prokopim Pontianak-dokumen istimewa
PONTIANAKINFO.COM, PONTIANAK - Kota Pontianak semakin dikenal sebagai salah satu tujuan wisata menarik di Indonesia, khususnya oleh wisatawan nusantara yang mencari pengalaman budaya, sejarah, dan alam dalam satu perjalanan.
Sebagai ibu kota Kalimantan Barat yang terletak di tepi Sungai Kapuas dan garis khatulistiwa, Pontianak menawarkan kombinasi unik antara atraksi ikonik dan kehidupan kota yang dinamis, sehingga menjadi sorotan pelancong dari berbagai daerah di Tanah Air.
BACA JUGA:Potensi Wisata Kota Pontianak di Mata Wisatawan Nusantara
Tugu Khatulistiwa: Daya Tarik Geografis yang Unik
Salah satu destinasi paling populer di Pontianak adalah Tugu Khatulistiwa atau Equator Monument. Monumen ini menjadi simbol geografis kota karena menandai lokasi nol derajat bumi, tempat langit terbagi menjadi dua belahan.
Di sejumlah waktu tertentu setiap tahun, fenomena alam seperti bayangan yang hilang saat matahari tepat di atas khatulistiwa menarik wisatawan nusantara untuk menyaksikan pengalaman unik ini secara langsung. Tugu ini juga dilengkapi museum kecil yang menjelaskan fenomena ilmiah dan sejarahnya, menjadikannya destinasi favorit para pelajar dan keluarga.
BACA JUGA:Satpol PP Pontianak Gelar Penertiban di Waterfront, Imbau Warga Waspada Jambret
Kuliner, Budaya, dan Sungai Kapuas
Bagi banyak pelancong nusantara, Pontianak adalah kota yang kaya akan pengalaman budaya dan kuliner lokal.
Wisatawan dari Malaysia, misalnya, menyatakan bahwa selain keunikan garis khatulistiwa, mereka datang untuk mencicipi kuliner khas serta merasakan keakraban budaya yang serumpun namun berbeda dari negara asal mereka. Kota ini menjadi ruang pengalaman baru yang penuh kehangatan dan keramahan masyarakat lokal.
Kawasan Tepian Sungai Kapuas juga menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan. Banyak pengunjung menikmati pemandangan sungai yang luas, perahu yang melintas, serta suasana sore hari sambil mencicipi jajanan lokal. Area ini sering diabadikan dalam foto perjalanan dan menjadi lokasi favorit untuk menyaksikan matahari terbenam.
BACA JUGA:Kualitas Udara Menurun, Disdikbud Pontianak Batasi Kegiatan Outdoor Sekolah
Sumber:


